0 menit baca 0 %

Dihadapan Jamaah Mayoritas Muallaf, Mansurun Terangkan "Amal Jariyah"

Ringkasan: Meranti (Inmas)- Penyuluh Agama Islam selain sebagai penyejuk di masyarakat, juga sebagai salah satu ujung tombak syi'ar islam di Kementerian Agama Kepulauan Meranti.Mansurun.S.Pd.I. Penyuluh agama Islam Non PNS Kemenag Kepulauan Meranti wilayah kerja Desa sonde Kecamatan Rangsang pesisir, Kabupaten...

Meranti (Inmas)- Penyuluh Agama Islam selain sebagai penyejuk di masyarakat, juga sebagai salah satu ujung tombak syi'ar islam di Kementerian Agama Kepulauan Meranti.

Mansurun.S.Pd.I. Penyuluh agama Islam Non PNS Kemenag Kepulauan Meranti wilayah kerja Desa sonde Kecamatan Rangsang pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hari ini,Jum'at 6 Maret 2020 Mansurun menyampaikan Tausiyah dalam kegiatan pengajian rutin mingguan Majlis Ta'lim masjid baitul hikmah  Kecamatan Rangsang Pesisir, yang rata-rata jamaah nya adalah Muallaf, beliau mengangkat tema " Amal Jariyah"

Dalam tausiyah nya Mansurun menyampaikan bahwa ada tiga amal yang pahalanya tidak akan putus, meski kita telah meninggal dunia.

1. Sedekah Jariah

Sedekah jariah adalah sedekah yang diberikan dalam bentuk apapun namun memberi manfaat yang panjang tiada putus bagi orang lain. Dari peringatan diatasa jelas bahwa sedekah jariyah merupakan sedekah memberikan manfaat banyak bagi orang lain. Sehingga pahalanya pun akan terus mengalir kepada orang yang melakukan sedekah ini meski orang tersebut telah meninggal dunia. Namun perlu diketahui bahwa inti dari sekedah ini adalah niat yang tulus serta ikhlas. Bukan karena mengharap pujian dan kebanggaan dari mata manusia lainnya.

2. Anak yang shaleh

Amalan selanjutnya yang memberikan pahala tiada henti bagi yang melakukannya adalah anak yang shaleh. Anak yang shaleh adalah anak yang dididik dengan sangat baik oleh orang tuanya sehingga anak tersebut menjadi anak yang taat kepada Allah Swt.

3. Ilmu yang bermanfaat.

Amalan terakhir yang akan diberi pahala tiada putus oleh Allah SWT adalah ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat ini adalah ilmu yang berguna bagi orang lain dalam hal kebaikan. Selama ilmu yang diajarkan tersebut masih digunakan dan dimanfaatkan oleh orang lain maka selama itu pula pahala yang tiada henti akan mengalir terus kepada orang yang memberikan ilmu yang bermanfaat tersebut. Sekalipun orang yang memebrikan ilmu tersebut talah meninggal dunia.

Ketiga penjelasan tersebut berdasarkan hadits Rasulullah SAW berikut ini:

"Jika seseorang anak adam meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh." (HR. Muslim).

(Tim Inmas)