0 menit baca 0 %

Didampingi Kepala MAN 1 Meranti Kakan Kemenag Meranti menghadiri perpisahan siswa MA.Hidayatul Mubtadiin Semukut, Kecamatan Pulau Merbau.

Ringkasan: Inmas meranti, Kakan Kemenag H.Darwison,M.A didampingi Kepala sekolah MAN 1 Kepulau Meranti Desisraheti,S.P.d menghadiri perpisahan kelas XIII MA. Raudatul Mubtadiin desa semukut, Kecamatan pulau Merbau.Turut hadir dalam acara tersebut Camat Pulau Merbau yang diwakili oleh Ishak.S.P.d, Kepala desa s...

Inmas meranti, Kakan Kemenag H.Darwison,M.A didampingi Kepala sekolah MAN 1 Kepulau Meranti Desisraheti,S.P.d menghadiri perpisahan kelas XIII MA. Raudatul Mubtadiin desa semukut, Kecamatan pulau Merbau.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Pulau Merbau yang diwakili oleh Ishak.S.P.d, Kepala desa semukut Ibrahim.S.P.d, anggota DPRD Kepulauan Meranti Edi Mashudi, tokoh masyarakat, Wali siswa, dan guru-guru MA.Hidayatul Mubtadiin.

 Jika kita ingin seorang siswa atau  seorang anak menjadi orang yang benar-benar cerdas, disamping harus memiliki kecerdasan otak maka wajib memiliki 2 hal, yaitu kemampuan meredam emosi, contoh yang paling sempurna dalam meredam emosi adalah Baginda Rasulullah Muhammad S.A.W, bagimana seorang Rasul yang telah di dzolimi oleh kaum kafir quraiys, namun beliau tidak pernah membalaz, tetapi beliau malah mendo'aka agar kaum kafir Quraiys mendapat hidayah untuk memeluk agama islam, kemudian kemampuan ke dua adalah kemampuan sepiritual karena orang yang cerdas sesungguhnya adalah orang yang seimbang antara kecerdasannya antara kecerdasan otak dan kecerdasan spiritual, karena jika seseorang telah memiliki kecerdasan sepiritual tidak akan takut menghadapi apa pun kesulitan-kesulitan di dunia ini, ungkap H.Darwison.

H.Darwison juga menghimbau kepada seluruh masyarakat mari masukkan anak-anak kita di Madrasah agar bahagia di dunia dan bahagia di akhirat, karena di Madrasah siswa tidak hanya dibekali dengan ilmu Umum tetapi juga dibekali dengan ilmu Agama, karena Madrasah saat ini dengan selogan "Madrasah hebat, Madrasah lebih baik" dan "Lebih baik Madrasah, Madrasah lebih baik" memacu menjadikan Madrasah berkembang menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dengan ilmu umum nya dan berakhlak mulia dengan ilmu agamanya, ini di buktikan oleh Siswa Madrasah Kepulauan Meranti yang telah banyak yang bisa berlaga dan unjuk gigi di ajang kompetisi baik tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional, dan tidak jarang juga pulang dengan mengharumkan nama Madrasah Kepulauan Meranti dengan pulang membawa trofi kemenagan.

 Jangan kita menjadi manusia yang sombong, karena manusia yang sombong adalah manusia yang tidak pernah meminta kepada Allah.S.W.T dalam baik dalam sujud maupun dalam Do'anya, maka hendaknya kita semua perbanyak meminta dan beribadah kepada Allah.S.W.T, agar kita tidak tergolong menjadi manusia yang sombong, namun harus tetap di barengi dengan ikhtiar bersunguh-sungguh, Ujar H.Darwison.

Selanjutnya H.Darwison juga menyampaikan 3 mantra kementrian agama yang disampaikan oleh Mentri Agama pada rakernas 2019, yaitu moderasi beragama, kebersamaan ummat dan intergrasi data, dimana dalam moderasi beragama kita harus berada ditengah-tengah sehingga tidak terjebak menjadi ektrim dan cendrung menyalahkan yang lainya, sedangkan kebersamaan ummat dalah dimana dengan kondisi Indonesia dengan masyarakat yang sangat heterogen kita bisa tetap menjadi pendingin dan pemersatu ummat agar tetap tercipta persatuan bangsa dan Negara, serta integrasi data dalam penyampaian data haruslah data yang benar dan akurat agar dapat menjadi pedoman yang benar dalam pengambilan suatu keputusan.

Dalam kesempatan ini Kepala sekolah MA.Hidayatul Mubtadiin Tatang Hadi Mashudy .S.A.g menyampaikan kepada Wali Siswa MA. Hidayatul Mubtadiin Semukut Kecamatan Pulau Merbau jangan malu atau minder dengan orang lain yang anak nya bersekolah di sekolah umum, Karena MA.Hidayatul Mubtadiin tahun ini insyaallah Menamatkan 32 orang siswa dan dari 32 orang siswa tersebut 6 siswa telah berhasil lulus tes SNMPTN, dimana 5 orang telah dinyatakan diterima berkuliah di Universitas Riau (UR) pekanbaru dan 1 orang diterima berkuliah di UIN Suska Pekanbaru.

 Kepada para siswa kelas XII Tatang berpesan agar meraihlah cita-cita setinggi-tingginya, dan jika suatu saat telah berhasil menjadi orang sukses jangan sesekali  sombong kepada tenaga pendidik atau Guru yang pernah mendidik dan mengajar baik dari mulai tingkat Sekolah dasar /madrasah ibtidaiyah sehingga Madrasah Aliyah atau jenjang yang lebih tinggi lagi nantinya, baik yang formal ataupun yang non formal karena tanpa mereka mustahil seseorang bisa menjadi orang sukses, pungkas Tatang.( Tim humas)