0 menit baca 0 %

Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Katolik Tahun 2019

Ringkasan: Riau (Inmas) Dalam Rangka mewujudkan Masyarakat Katolik yang seratus Persen Katolik dan Seratus Persen Pancasilais dalam Negara yang berbhineka Tunggal Ika Bimbingan Masyarakat Katolik menggelar Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Katolik pada 28 30 Agustus 2019 di Hotel Drego Pekanbaru.Kegiatan y...

Riau (Inmas) Dalam Rangka mewujudkan Masyarakat Katolik yang seratus Persen Katolik dan Seratus Persen Pancasilais dalam Negara yang berbhineka Tunggal Ika Bimbingan Masyarakat Katolik menggelar Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Katolik pada 28 – 30 Agustus 2019 di Hotel Drego – Pekanbaru.

Kegiatan yang dibuka Oleh Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H.Mahyudin MA dihadiri oleh  Kasubdit Kelembagaan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Drs. FX. Rudy Andrianto M.Pd didampingi Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa Gea, M.Pd yang diikuti oleh 40 Peserta yang merupakan Pengurus Lembaga dan Keagamaan Katolik Kabupaten/ Kota Se- Provinsi Riau.

Adapun Materi kegiatan meliputi Kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan Kerukunan Umat beragama, Pembangunan Bidang Keagamaan, Badan Hukum Gereja, Registrasi Rumah Ibadah dan Rekomendasi, Layanan Program Bimas Katolik Provinsi Riau, Spiritualitas Umat Katolik, Peran Lembaga Organisasi dalam Membagun Kerukunan Umat Beragama.

“Kerukunan adalah sesuatu yang sangat Mahal, karna saat terjadi perpecahan akan mengakibatkan Pengeluaran Negara yang sangat besar oleh karena itu Kementerian Agama selalu berupaya agar kerukunan Agama setiap hari indeksnya semakin hari semakin meningkat “ Ungkapnya.

Beliau berharap Para Tokoh serta Pengurus lembaga agama dan Keagamaan terus merajut kerukunan dan Merajut kebersamaan sehingga akan tercipta kesejahteraan ditengah- tengah Masyarakat.

Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa Gea menyebutkan acara ini bertujuan untuk membangun keakraban internal dengan tokoh- tokoh umat Katolik serta menjaga Kebersamaan Umat yang dimulai dari internal tokoh umat katolik.

Beliau berharap melalui kegiatan ini Tokoh- tokoh agama mampu menjadi Corong Pewarta Iman ditengah Masyarakat Katolik yang ada di Kabupaten/ Kota se- Provinsi Riau.  “Jadilah Bijak pahami serta lakukan ajaran agama sehingga tidak gampang untuk terpengaruh ataupun terprovokasi oleh siapapun Juga, sebab dimata Tuhan kita semua sama “ pesannya mengakhiri (belen)