Riau (Inmas) – Pembukaan Mantelku Language Competition (MTLC) yang ke-4 di Taluk Kuantan dimulai, setelah secara resmi dibuka Bupati pada Kamis (26/10) lalu.
Usai prosesi pembukaan dan beragam suguhan penampilan dari siswa dan siswi, diwawancara terpisah Drs H Asmuni selaku Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil kemenag Riau mengatakan, bahwa even ini bukan sekedar perlombaan. Namun kita semua, memiliki harapan besar terhadap hasil hasil pendidikan itu, yang harus dilihat dari tiga sisi, Knowledege, afektif, dan psikomotorik.
Ketiga aspek ini tidak bisa dilupakan sebutnya, terbukti hari ini kita gabungkan dari segi tingkah laku dan keterampilan. Dalam arti melalui kegiatan ini diharapkan anak anak bisa terampil mengaktualisasikan ilmunya di lapangan yang telah dikemas dalam bentuk berbagai lomba dalam beberapa hari ini.
Berbeda dengan even lainnya, event ini dicirikan dengan fokus menguasai dua bahasa yaitu arab dan inggris. Ini adalah even yang dibuat oleh MAN Taluk Kuantan. Dikatakan Asmuni, ada hal berbeda dari penyelenggaraan tahun ini, kalau tahun lalu hanya dalam skala provinsi, tahun ini sudah turut serta provinsi lain dalam MTLC se-Sumatera ini.”Semoga even ini bisa lebih besar kedepannya, seperti yang disampaikan Kakanwil bahwa even ini sudah meluas hingga ke Sumut dan Sumbar”, ujar Asmuni.
Pihaknya sangat mengharapkan, even MTLC di tahun mendatang, provinsi lainnya yang ada di Sumatera dapat bergabung dalam menyemarakkan dunia pendidikan di Indonesia. “Jika saat ini baru Sumbar, Kepri, dan Sumut, tahun berikutnya semoga saja provinsi lain seperti Bengkulu, Lampung dan Jambi, turut berpartisipasi meramaikan MTLC ini.
Untuk itu peran dari berbagai pihak sangat diharapkan baik itu dari dukungan pemerintah daerah, Kemenag, terlebih lagi dalam bentuk promosinya ditengah masyarakat, ucapnya.
Ia menilai, yang tak kalah penting adalah melakukan penataan penataan yang bersifat intern, untuk menunjang makin bagusnya pelaksanaan MTLC di tahun tahun selanjutnya.(vera/eka/faj)