Pekanbaru (Inmas). Penyuluhan
dapat dilakukan djmana saja. Demi tugas Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama
Kota Pekanbaru turun ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pekanbaru untuk
memberikan pembinaan di sana. Rabu (16/08).
Pantauan di ruang alua
serbaguna LPKA terlihat beberapa orang penyuluh agama yaitu Drs. H. Ruslan Bahrum, Yusnedi, S.Ag, Ernita,
S.ag dan Nurheni Ginting , S.Ag sedang memberikan pembinaan kepada anak-anak penghuni
lapas. Hal ini dilakukan dengan ikhlas karena panggilan jiwa dalam rangka
memberikan motivasi dan semangat untuk berbuat baik. “Siapa lagi kalau tidak
kita yang memperhatikan mereka”. Ujar Drs. H. Ruslan salah seorang penyuluh
Sementara itu dari Komandan
Jaga LPKA, Rozali Koto menginformasikan bahwa usia penghuni lapas ini adalah 18
tahun ke bawah. Jumlah mereka saat ini ada 72 orang. Penyebab mereka masuk ke
sini bermacam-macam, ada karena kasus jambret, begal, narkoba, asusila, bahkan
ada yang mencuri kotak amal masjid. Jelas
pria yang sudah puluhan tahun kerja disana.
Salah seorang penghuni LPKA
bernama Irfan yang mendapat hukuman selam 5 tahun dan telah menjalani masa
hukuman selama 1 tahun 3 bulan menceritakan kisahnya. Ia sangat menyesal atas
perbuatan penganiayaan yang dilakukan yang membawa dirinya masuk penjara. Ia
juga mengucapkan terima kasih kepada Penyuluh sehingga selama disiini saya
telah khatam al Qur’an 1 kali. Ungkap Irfan. (Idris)