0 menit baca 0 %

Deklarasi Bersama Anti Hoax di Ponpes Riyadus Sholihin, Kerinci Kanan

Ringkasan: Siak (Inmas) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Nandang, bersama Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi dan Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Sonny Aprianto melakukan kunjungan silaturahmi dengan masyarakat dan santri, Ahad, (22/4/2018) malam.

Siak (Inmas) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Nandang, bersama Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi dan Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Sonny Aprianto melakukan kunjungan silaturahmi dengan masyarakat dan santri, Ahad, (22/4/2018) malam. Kunjungan yang diagendakan dengan Tabligh Akbar dan Deklarasi Anti Hoax ini berlangsung di halaman Pondok Pesantren Riyadus Sholihin milik Kyai Muhammad Thoyib Firdaus di Kampung Delima Jaya, Kerinci Kanan.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolda Riau, Irjen. Pol. Nandang, MH, Kabinda, Marsma. Rahman Hariyadi, SA, M.B.A, M.Sc, NSS, Danrem 031 Wirabima, Brigjend. TNI Sonny Aprianto, SE., MM, Kapolres Siak, AKBP Barliansyah, Plt Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Budi Yuwono, Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom, MUI, NU, Lembaga Adat Melayu Siak, KNPI, Ansor, dan PWI.

Plt Bupati Siak Alfedri mengatakan, tema silaturahmi dan safari Kapolda Riau bersama pejabat tinggi lainnya adalah anti hoax. Tema ini sesuai dengan tunjuk ajar Sultan-sultan terdahulu yaitu di menebarkan kebaikan, keharmonisan, toleran dan saling menghargai serta terbuka. “Penyebaran fitnah dan ujaran kebencian yang dikenal dengan sebutan hoak ini harus kita lawan, karena tidak sesuai dengan tunjuk ajar orang-orang tua kita, termasuk sultan terdahulu”, ucap Alfedri dihadapan para polisi, santriwan dan santriwati.

Alfedri bilang, tunjuk ajar itu menjadi acuan dalam berinteraksi sosial ditengah-tengah masyarakat. Sehingga di pesantren ini menjadi tonggak awal bersama-sama dalam rangka memerangi dan melawan hoak di kabupaten Siak. “Saya berpesan untuk kita semua, kalau ada berita di media sosial, dicek dan riceklah kebenarannya, harus jelas sumber beritanya. Jangan asal share, itulah cara yang terbaik,” ajak Plt Bupati Alfedri.

Dalam kesempatan itu dan sebagai komitmen bersama, Kapolda Riau, Kabinda, Danrem 031, Pemerintah Kabupaten Siak, Kementerian Agama Kabupaten Siak, MUI, Ormas Islam, Lembaga Adat Melayu Siak, KNPI, dan PWI melakukan dendeklarasi pernyataan untuk menolak segala bentuk informasi hoax, yang dipandu Plt Bupati Siak Alfedri.

Adapun, butir pernyataan sikap yang dideklarasikan pada saat itu, pertama, menolak dan menentang segala bentuk berita hoax dan ujaran kebencian. Kedua, menolak segala bentuk provokasi, isu sara dan perbuatan adu domba yang dapat memecah belah NKRI, dan Ketiga, Santun dalam mengunakan internet atau media sosial serta yang ke empat, mendukung upaya Polri dalam penegakkan hukum terhadap penyebar fitnah, ujaran kebencian dan penyebar berita hoax. (Hd)