Indragiri Hulu,(Inmas). Sabtu, 22 Februari 2020 merupakan hari terakhir pelaksanaan Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam Non PNS oleh Bdk Padang, dengan peserta 30 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu.
Drs. Muhammad Ihsan, selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, menyampaikan materi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama.
Penyuluh Agama memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam meningkatkan pemahaman umat dalam beragama, terlebih lagi dalam menjawab isu yang sedang berkembang di masyarakat seperti isu radikalisme, faham liberal, komunisme, masalah pendidikan, kerukunan umat beragama dan banyak lagi yang lainnya.
Oleh sebab itu, Penyuluh Agama Islam dituntut untuk menjadi penyejuk di tengah umat. Penyuluh Agama Islam harus bisa menjadi problem solving (pemecah masalah)Â khususnya terkait dengan persoalan umat Islam.
Penyuluh Agama Islam tidak boleh kudet (kurang update) atau ilmunya tidak update lagi. Penyuluh Agama Islam harus terus meningkatkan kompetensinya. Ada banyak upaya yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan kompetensi dirinya, seperti diklat yang diikuti sekarang ini, banyak membaca dan berinteraksi, serta memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi.
Melalui Pengembangan SDM Kementerian Agama, Penyuluh Agama Islam sekaligus juga meberikan kontribusinya terhadap Pengembangan SDM Masyarakat, demikian ringkasan penyampaian materi M. Ihsan.(tulang)
DDWK, KASI BIMAS SAMPAIKAN MATERI PENGEMBANGAN SDM KEMENAG
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Sabtu, 22 Februari 2020 merupakan hari terakhir pelaksanaan Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam Non PNS oleh Bdk Padang, dengan peserta 30 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hu...