0 menit baca 0 %

Dari Rumah ke Rumah untuk Mewujudkan Umat Katolik Teluk Kuantan yang Moderat

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd, melaksanakan kegiatan penyuluhan Moderasi Beragama di rumah umat Katolik Bapak Lamhot Simbolon, wilayah Lingkungan Sei Jering, Kamis (30/10/2025).Kegiatan ini dilakukan secara bergilir...

Kuansing (Kemenag) – Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd, melaksanakan kegiatan penyuluhan Moderasi Beragama di rumah umat Katolik Bapak Lamhot Simbolon, wilayah Lingkungan Sei Jering, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini dilakukan secara bergilir dari satu lingkungan ke lingkungan lainnya, bertepatan dengan pelaksanaan doa lingkungan. Pendekatan langsung seperti ini menjadi cara efektif untuk membangun pemahaman dan kesadaran umat akan pentingnya sikap moderat dalam kehidupan beragama sehari-hari.

Penyuluh Agama Katolik, Pakrin Manalu, S.Pd, menjelaskan bahwa melalui program ASTA PROTAS Kementerian Agama RI tentang Penguatan Moderasi Beragama, setiap penyuluh diharapkan mampu menghadirkan moderasi bukan sekadar sebagai konsep, melainkan sebagai sikap hidup yang nyata. “Moderasi beragama harus tercermin dalam kasih, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan. Dengan sikap keberagamaan yang seimbang dan terbuka, kita turut menciptakan kerukunan umat beragama di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, penyuluh juga menegaskan ajaran Gereja yang sejalan dengan semangat moderasi beragama sebagaimana tertuang dalam Konsili Vatikan II – Nostra Aetate (1965): Gereja menghargai dan mengakui apa yang benar dan suci dalam agama-agama lain.

Melalui penyuluhan ini, umat diharapkan semakin terinspirasi untuk memperkuat semangat persaudaraan lintas iman, hidup rukun, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga harmoni sosial di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini disambut positif oleh umat. Ketua Lingkungan Sei Jering, Bapak Enjel Munte, menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih atas kehadiran penyuluh. Melalui penyuluhan moderasi beragama ini, kami semakin diteguhkan dalam iman dan semakin terbuka untuk berdialog,” ujarnya.

Melalui langkah sederhana dari rumah ke rumah ini, diharapkan semakin banyak umat Katolik yang menjadi teladan dalam mewujudkan kehidupan beragama yang damai, toleran, dan moderat mulai dari keluarga, lingkungan, hingga masyarakat luas.PM