Dumai (Inmas) – Bertempat di ruang Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai, rapat koordinasi dan penetapan operator Barang Milik Negara (BMN) langsung dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai Drs H Darawi MA didampingi Kasubbag Tata Usaha Drs H Khaidir, Rabu (20/01).
Kakankemenag mengatakan penetapan nama operator Barang Milik Negara (BMN) kepada masing-masing Satker. Adapun petugasnya, Pertama, Rica Wulandari SE untuk Satker Sekjen, Bimas Kristen, Bimas Katholik, dan Bimas Budha. Kedua, Nurasiyah Pitriana Pohan SAg untuk Satker Pendidikan Islam. Ketiga, Agustina Purnairawati SHI untuk untuk Satker Bimas Islam. Keempat, H Hermanto SPdI untuk Satker Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU).
"Adapun tugas dari masing-masing operator ini yaitu Pertama, menginput setiap pembelian belanja modal kedalam aplikasi SIMAK BMN serta pemberian label kode barang. Kedua, membuat daftar barang ruangan. Ketiga, membuat berita acara rekonsiliasi internal perbulan. Keempat, mengupload dokumen dan ADK BMN ke aplikasi SIMAK. Kelima, melakukan rekonsiliasi persemester ke KPKNL," ujar beliau.
Selanjutnya, Darawi menekankan kepada operator BMN, mengenai Barang Milik Negara (BMN) kepada seluruh Satker agar segera melakukan inventarisasi yang memadai terhadap aset-aset Kemenag yang ada dan aset yang belum jelas statusnya segera di perjelas.
“Dengan adanya pembagian tugas pengelolaan BMN ini ke masing-masing Satker, diharapkan pengelolaan Barang Milik Negara di Kantor Kementerian Agama Kota Dumai akan menjadi lebih tertib dan tepat waktu dalam melakukan rekonsiliasi ke KPKNL Dumai,” harap Mantan Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Kanwil Kemenag Riau ini. (jaka)
edit:joni