0 menit baca 0 %

Daarul Ihsan Islamic Boarding School Kampar Terbakar

Ringkasan: Kampar (Humas) – Api melalap asrama Mekkah dan Medinah Daarul Ihsan Islamic Boarding School Jalan Pesantren RT 02 RW 05 Kecamatan Siak Hulu Kampar malam tadi, Senin 11/05. Kebakaran yang diperkirakan dari arus pendek listrik bermula dari asrama Medinah dan merambah ke asrama Mekkah.

Kampar (Humas) – Api melalap asrama Mekkah dan Medinah Daarul Ihsan Islamic Boarding School Jalan Pesantren RT 02 RW 05 Kecamatan Siak Hulu Kampar malam tadi, Senin 11/05. Kebakaran yang diperkirakan dari arus pendek listrik bermula dari asrama Medinah dan merambah ke asrama Mekkah. Tapi pihak sekolah belum dapat memastikan apa penyebab sesungguhnya kebakaran ini. 

Kejadian naas ini menelan dua korban. Masing-masing Musa Alimul Haq dan Arsyadi Robbani. Keduanya merupakan siswa kelas X Madrasah Aliyah. Menurut Ust Jumari SPdI, Wakil Bidang Kesiswaan Daarul Ihsan yang didampingi Ust Asmar SPd, Musa Alimul Haq merupakan siswa yang aktif dan berprestasi di bidang ekstra kurikuler. Beberapa hari ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti Training Centre IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) dan LPI (Liga Pelajar Indonesia). Selain berprestasi, Musa dan Arsyadi juga berkepribadian yang baik.

Kebakaran di sekolah yang dipimpin Ust Misran Agusmar LC ini selain menelan korban jiwa juga menghanguskan dua asrama serta sejumlah peralatan siswa. “Selain menelan korban jiwa dan menghanguskan asrama, api juga melalap ijazah, akte kelahiran dan KK beberapa orang siswa Aliyah yang akan ikut Liga Pelajar Indonesia,” kata  Ust Asmar yang merupakan Wakil Kurikulum SMP yang ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/05).

“Kami berharap kita semua berdoa untuk santri kita yang telah dipanggil Allah Swt. Mereka itu syahid. Kepada anak-anak yang lain agar tenang dan terus belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian pada awal Juni ini. Kepada orang tua yang ditinggalkan dua orang siswa agar bersabar dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Swt karena ini adalah takdir. Dan jangan bersusah hati, anak-anak kita ini syahid, yang balasannya Surga,” kata Ust Asmar.

Sementara M Zen, salah-seorang wali siswa berharap kepada pihak sekolah agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam mengawasi siswa. Selain pengawasan keamanan juga meningkatkan kebersihan di lingkungan sekolah.

Di lokasi kejadian, ditemui juga Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Riau H Darwison MA. Kasubbag Inmas juga diikuti beberapa orang pegawai dari bidang Pakis Kanwil Kemenag Riau.

Sampai Selasa pagi, walaupun hujan mengguyur tempat itu, asap masih tampak mengepul di atas puing-uing reruntuhan asrama. Beberapa pengunjung, baik orang tua siswa maupun umum masih tampak memadati sekitar asrama yang terbakar. (ghp/js)