Siak (Inmas) - Besarnya keinginan pihak kepolisian di jajaran Polsek Kandis untuk mengayomi dan melindungi masyarakat terwujud dari berbagai pendekatan, salah satunya melalui program Da'i Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Kali ini giliran Pondok Pesantren Jabal Nur Kelurahan Simpang Belutu Kecamatan Kandis yang menjadi sasaran program penyuluhan Da'i Kamtibmas. Jum'at (31/03).
Seperti disampikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kandis Kamarizun, S.HI, Acara penyuluhan Da’I Kamtibmas khusus menyasar sekolah SMP dan SMA sederajat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka kenakalan remaja yang kian hari semakin mengkhawatirkan, terutama masalah narkoba dimana Kecamatan Kandis termasuk kecamatan yang tinggi dalam angka peredaran narkoba.
Pada kegiatan kali ini, Da’I Kamtibmas Polsek Kandis yang bekerjasama dengan pihak kecamatan, KUA, dan Upika Kecamatan Kandis melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah yang dikemas dengan pola dialog komunikatif bersama siswa sekolah. Tampak para santri dan majelis dewan guru PP. Jabal Nur cukup antusias mendengarkan penyuluhan yang disampaikan oleh Ustadz Budi Madnur salah seorang dari Da’I Kamtibmas Polsek Kandis.
Budi mengingatkan akan bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan, “kenikmatan sesaat yang adek-adek rasakan ketika mengkonsumsi narkoba nanti akan membuat hidup kalian menjadi sengsara seumur hidup, dan tidak patut bagi seoarang muslim melakukan hal-hal yang dapat merusak jiwa karna nanti semuanya akan dimintai pertanggung jawabannya kelak di hadapan Allah”, terangnya.
Kegiatan turun ke sekolah ini dilakukan 2 minggu sekali, selain itu, kegiatan Da’I Kamtibmas Polsek Kandis setiap 2 minggu sekali adalah melakukan safari subuh dan maghrib keliling setiap desa yang berada di Kecamatan Kandis. Selain itu, untuk menambah kualitas SDM para da’I, maka dilakukan wirid bulanan khusus untuk para da’i. semoga kegiatan yang telah berlangsung selama 3,5 tahun ini senantiasa berjalan dan mendapat dukungan dari semua pihak. (Hadi)