0 menit baca 0 %

Cuaca di Mekkah Panas, Kakankemenag Himbau JCH Hindari Aktivitas Selain Ibadah

Ringkasan: Siak (Inmas) - Saat ini daftar tunggu pergi haji, membutuhkan waktu 10 tahun. Diharapkan ini menjadi moment spiritual yang tak menyiakan kesempatan beribadah dengan bersunguh-sungguh dan wajib bersyukur karena telah dipanggil sebagai tamu Allah. Hal ini dikatakan Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, saa...

Siak (Inmas) - Saat ini daftar tunggu pergi haji, membutuhkan waktu 10 tahun. Diharapkan ini menjadi moment spiritual yang tak menyiakan kesempatan beribadah dengan bersunguh-sungguh dan wajib bersyukur karena telah dipanggil sebagai tamu Allah. Hal ini dikatakan Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, saat lepas Calon Jemaah Haji (CJH), asal Kabupaten Siak tahun 2018 di Mesjid Sultan Syarif Kasim, Islamic Center.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom menginformasikan bahwa Ibadah haji tahun ini, cuaca bertepatan dengan musim panas, sehingga suhu udara disana bisa mencapai 53 derajat celcius. Oleh sebab itu jemaah calon haji dihimbau untuk menjaga kesehatan dan stamina. โ€œUntuk mengantisipasi cuaca panas jemaah haji dibekali perlengkapan yang akan diberikan. Diantaranya payung, topi, minuman botol, masker dan semprotan untuk muka,โ€ ujar Muharom..

Muharom juga melaporkan bahwa untuk tahun 2018 ini, jumlah JCH Siak sebanyak 228 jemaah, dan akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Pemberangkatan pertama pada tanggal 29 Juli 2018 dan gelombang kedua pada tanggal 4 Agustus 2018 mendatang. Muharom merincikan, dari 228 orang calon jemaah haji itu terdiri 114 pria dan 114 wanita. Sedangkan usia tertua pria 83 tahun sementara wanita tertua berusia 74 tahun. โ€œUntuk JCH usia termuda 33 tahun, masing masing berasal dari Kecamatan Dayun,โ€ ujar Muharom.

Nantinya, selama berada di Makkah para jemaah akan didampingi petugas kesehatan dan pendamping sehingga diharapkan pelaksanaan ibadah tidak menemui kendala berarti dan jemaah diminta menjaga kesehatan selama berhaji. (Hd)