0 menit baca 0 %

Ciptakan Pesta Demokrasi Damai, FKUB dan Kapolda Riau Konsolidasi dengan Pemuka Agama

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dalam rangka mewujudkan pesta demokrasi damai di Provinsi Riau Tahun 2018/ 2019 Foruk Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Konsolidasi Pemuka Agama dengan TNI- Polri di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (15/5/2018).Acara dibuka o...

Riau (Inmas)- Dalam rangka mewujudkan pesta demokrasi damai di Provinsi Riau Tahun 2018/ 2019 Foruk Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Konsolidasi Pemuka Agama dengan TNI- Polri di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (15/5/2018).

Acara dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, dan dihadiri oleh Kapolda Riau Pol Drs Nandang MH, Ketua FKUB Provinsi Riau IR Nasrun Efendi MT, Dandrem Wirabima, MUI, dan seluruh majelis agama di Provinsi Riau.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Abmad Supardi MA dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan Konsolidasi sangat penting dilakukan dalam rangka melahirkan sinergitas antara semua stake holder terkait dalam menciptakan Demokrasi yang damai tahun 2018 dan tahun 2019.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua dalam rangka menciptakan suasana Provinsi Riau yang aman dan kondusif, apalagi terkait dengan perkembangan terkini musibah terror bom yang terjadi di Surabaya, kita sangat mengutuk keras dengan peristiwa ini, dan ini merupakan penyalahgunaan nilai- nilai agama dan kemanusian,” tegasnya.

Sementara itu Kapolda Riau Pol Drs Nandang MH usai acara menghimbau agar masyarakat lebih berhati- hati dan kepekaan terhadap lingkungan ditingkatkan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan segera laporkan ke polisi.

“Sementara terkait dengan Pilkada, silahkan pilih sesuai naluri masing- masing. Jangan sampai perbedaan pilihan menjadi pemicu perbecahan baik di keluarga maupun lingkungan masyarakat dan untuk pengamanan kita telah mempersiapkan dengan seksama dengan melibatkan TNI Polri dan seluruh unsur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Riau IR Nasrun Efendi MT, mengatakan, FKUB merupakan forum kerukunan Provinsi Riau yang misinya melakukan sosialisasi antar agama untuk menciptakan kerukunan umat beragama. Jumlah peserta yang hadir sebanyak seratus orang terdiri dari ormas Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

“Ini merupakan amanah titipan pemerintah melalui Kemenag dan Kemendagri. Dan terkait dengan peristiwa Bom di Surabaya FKUB juga sudah mengeluarkan pernyataan sikap, menecam apa yang telah dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab tersebut,” tegasnya. (mus/eka/faj/anto)