0 menit baca 0 %

Ceramah Agama Ustadz Syamsurijal, S.Ag Pada Acara Halal bi Halal Sekaligus Pelepasan JCH PGRI Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Rabu, (18/07/18), Acara Halal bi Halal sekaligus Pelepasan 28 orang Jama ah Calon Haji (JCH) dari Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak yang digelar di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Siak diisi ceramah agama oleh Ustadz Syamsurijal, S.Ag dari Kota Pekanbar...

Siak (Inmas) – Rabu, (18/07/18), Acara Halal bi Halal sekaligus Pelepasan 28 orang Jama’ah Calon Haji (JCH) dari Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak yang digelar di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Siak diisi ceramah agama oleh Ustadz Syamsurijal, S.Ag dari Kota Pekanbaru.

Dalam ceramahnya, Ustadz Syamsurijal menjelaskan tentang pentingnya menjaga ukhuwah, caranya dengan terus membangun sillatu ukhuwah dan saling bersinergi, kompak dan tetap ber-husnuzzhon kepada sesame. “Jadi pemaknaan Halal bi Halal itu mesti merubah dan memperbaiki setiap kesalahan dan kesilafan yang dahulu kita lakukan. Oleh sebab itu, meminta kehalalan maksudnya adalah meminta dima’afkan. Itulah pentingnya saling mema’afkan tersebut”, ujarnya.

“Jadi, sudah sewajarnya melalui kegiatan ini, JCH dari keluarga besar PGRI Kabupaten Siak untuk saling mendo’akan dalam kebaikan, karena jika kesalahan itu dilakukan kepada Allah cenderung lebih mudah diselesaikan. Akan tetapi jika kesalahan itu dilakukan kepada sesama manusia maka perlu perjuangan dan keseriusan untuk meminta ke-ridhoannya” tambahnya.

Kepada JCH PGRI Kabupaten Siak, Ustadz Syamsurijal berharap agar luruskan niat dimulai dari sebelum berangkat karena dengan berniat baik maka di tanah suci nanti akan baik pula, hasilnya mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur di sisi Allah. “Tidak ada balasan yang pantas bagi penerima haji mabrur kecuali Syurga”, terangnya memotivasi.

Nantinya ke 28 JCH PGRI Kabupaten Siak ini bergabung bersama 228 CJH Siak lainnya yang berasal dari 12 Kecamatan dengan rincian Kecamatan Dayun 56 orang, Kerinci Kanan 45 orang, Lubuk Dalam 27 orang, Tualang 22 orang, Siak 17 orang, Koto Gasib 14 orang, Bungaraya 11 orang, Minas 10 orang, Sabakauh 10 orang, Sungai Apit 8 orang, Mempura 6 orang dan Sungai Mandau 2 orang. (Hd)