Riau (Inmas)- Dalam rangka mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan
(Karhutla) di Provinsi Riau melalui pendekatan agama, PT Riau
Andalan Pulp and Paper (
“Kedatangan kita kesini dalam rangka silaturrahim sekaligus mengundang Kakanwil untuk datang pada penanadatangan Komitmen Bersama dalam hal pencegahan Karhutla yang sangat rawan di Riau saat ini. Kita berharap melalui Kemenag, semua unsur, tokoh agama, umat beragama dapat berperan aktif dalam pencegahan karhutla,” ungkap salah seorang Tim RAPP Pangkalan Kerinci, Widodo.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Supardi, sangat menyambut baik adanya upaya RAPP dalam mencegah Karhutla melalui pendekatan agama dengan melibatkan semua tokoh agama, Islam, Kristen, Budha, Hindu dan Katolik termasuk Konhuchu.
Ahmad Supardi mengatakan, Karhutla saat ini bukan lagi persoalan keagamaan dan ketertiban masyarakat saja, tetapi sudah menyangkut ketahanan sebuah bangsa. Karena akibat asap Karhutla, dampak yang dirasakan masyarakat khususnya generasi muda hingga 20 tahun kedepan.
“Seluruh komponen masyarakat, khususnya tokoh agama yang terdekat dengan umat, hendaknya mensosialisasikan pencegahan Karhuta dalam setiap ceramah, khutbah di rumah- rumah ibadah, sekolah, jika perlu persoalan Karhutla juga bisa disisipkan para nasehat- nasehat perkawinan dan sebagianya,” ungkap Ahmad Supardi. (mus/ady/jon/anto)