0 menit baca 0 %

Cegah Covid-19, Plt Kemenag Rohil himbau ummat tingkatkan kebersihan diri, lingkungan dan rumah ibadah

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Pelaksana tugas (Plt) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Drs. H. Sakolan, M.Ag menghimbau kepada seluruh ummat beragama dan pengurus masjid agar meningkatkan kebersihan diri, lingkungan dan rumah ibadah dalam rangka mencegah penyebaran virus Coro...

Rokan Hilir (inmas)- Pelaksana tugas (Plt) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Drs. H. Sakolan, M.Ag menghimbau kepada seluruh ummat beragama dan pengurus masjid agar meningkatkan kebersihan diri, lingkungan dan rumah ibadah dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.

Selain itu, ia pun menghimbau agar masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, hindari kontak langsung, kumpul kumpul dengan istilah sosial distancing. Lebih baik menggunakan metode lain untuk saling bersapa tanpa harus kontak fisik.

“Pengurus masjid harus selalu menyelipkan pesan kepada jamaahnya untuk selalu waspada tetapi tetap rasional, selalu meningkatkan kebersihan diri dan lingkugannnya,” ucap H. Sakolan saat bincang bincang bersama inmas di Ruang PTSP, usai mendampingi kedatangan istri Bupati Rohil (Hj. Wan Mardiana) saat meninjau progres pembangunan mushalla Almarhamah, Selasa, 23 Maret 2020.

Selain itu, kata H. Sakolan, pengurus masjid dan pengurus rumah ibadah lain pun seperti Greja, Wihara, Pura, Klenteng dan lain lain diharapkan selalu mengingatkan jamaahnya untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melaksanakan peribadatan.

Menurut dia, pengurus rumah ibadah harus menyediakan sabun atau hand sanitizer. Kemudian, kata dia, karpet harus dicuci secara berkala dan mengepel lantai rumah ibadah dengan menggunakan disinfektan.

“Mari bersama-sama untuk menjaga kesehatan, dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. dibarengi dengan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa,” kata H. Sakolan. 

Sementara itu untuk para jamaah yang akan melaksanakan shalat di masjid, kata dia, membawa sajadah sendiri atau minimal sapu tangan untuk alas shalat juga masker. Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah shalat, dan hindari saling berjabat tangan, saling mencium pipi.

“Lebih baik menggunakan metode lain untuk saling bersapa tanpa harus kontak fisik dengan sesama jamaah, dan kalau pun sedang batuk dan flu diharapkan menggunakan masker,” ucap dia.

Terselip saat perbincangan semakin inten, Plt Kemenag Rohil mengingatkan masyarakat pesan/sabda Rasullah SAW “Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi, jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kalian meninggalkan tempat itu”. (Hadits Riwayat Bukhari).

“Dari sabda tersebut, kita harus menghindari wabah, menghindari bukan berarti lari dari takdir. Tetapi berpindah ke takdir Allah SWT yang lain. Karena itu, kita harus tetap waspada tetapi tidak sampai panik, jangan anggap enteng atau meremehkan Covid-19,” ujar dia.

Meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19, kata dia, harus dilakukan mengingat virus Corona tipe baru sudah menjadi epidemi global sebagaimana yang dikatakan WHO.

Selain itu, kata dia, kasus Covid-19 semakin meluas di Indonesia, dengan banyaknya kasus yang terus bermunculan, dan berdasarkan berita terkini Jakarta menjadi wilayah paling banyak terinfeksi virus Corona. Dan hal itu tidak mustahil akan sampai menyerang daerah kita jika kita tidak berjuang untuk mencegah dan melawannya.

“Maka dari itu, waspadalah dan tetap rasional, jangan panik,” pungkas H. Sakolan. (Nsh)