0 menit baca 0 %

Camat Mempura Tutup Kegiatan MTQ Ke- VIII Tahun 2017

Ringkasan: Siak (Inmas) – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII tingkat Kecamatan Mempura telah resmi ditutup. OK M. Rendra Camat Mempura resmi menutup kegiatan MTQ tingkat kecamatan Mempura kabupaten Siak, yang berlangsung selama 3 hari dimulai Kamis (23/03/17) telah usai dan ditutup secara res...

Siak (Inmas) – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII tingkat Kecamatan Mempura telah resmi ditutup. OK M. Rendra Camat Mempura resmi menutup kegiatan MTQ tingkat kecamatan Mempura kabupaten Siak, yang berlangsung selama 3 hari dimulai Kamis (23/03/17) telah usai dan ditutup secara resmi dengan menabuh bedug, Sabtu (25/03/17) malam.

Hadir pada acara penutupan tersebut Camat Mempura OK M. Rendra, UPTD Pendidikan, perwakilan Polsek Siak, perwakilan Danramil dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mempura Khairul Bahri, S.Ag yang juga bertugas sebagai pemandu do’a pada acara penutupan MTQ Tingkat Kecamatan Mempura 2017 tersebut.

Pelaksanaan kegiatan Islami ini berpusat di samping kantor Kampung Teluk Merempan kecamatan Mempura kebupaten siak tersebut berjalan sukses dan lancar. Camat Mempura OK M. Rendra dalam sambutannya sebelum menutup secara resmi kegiatan MTQ tingkat kecamatan Mempura ke -VIII tersebut mengatakan, atas nama pihak pemerintahan daerah serta selaku kepala wilayah kecamatan dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait.

“Tanpa partisipasi bersama kegiatan ini tidak akan berjalan lancar maka dari itu saya sangat terharu dan mengaku bangga atas berjalan lancarnya penutupan MTQ ini terutama kepada dewan hakim, panitia pelaksana serta seluruh dermawan maupun seluruh iven masyarakat yang telah berpartisipasi aktif membantu pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berjalan aman dan tertib,” tutur mantan Sekcam Siak tersebut. selanjutnya, kepada seluruh qori dan qoriah yng telah meraih mendapatkan prestasi pada ajang pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tahun ini diucapkan selamat, semoga dengan prestasi yang digapai ini dapat dijadikan acuan untuk terus mengasah semangat dalam hal membaca dan tidak hanya untuk seremoni saja. (Hadi)