Bengkalis (Inmas) – “Saya sudah sampaikan kepada protokol,
sebenarnya saya tidak ingin memberikan sambutan pada penutupan Musabaqah
Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ini. Kenapa?
Karena kami tidak ingin lepas dari pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis
di Kecamatan Mandau ini, mengingat seluruh masyarakat di Kecamatan ini
berbondong-bondong dan sangat bersemangat dalam menghadiri pelaksanaan kegiatan
religi yang satu ini,” ujar Camat Mandau Riki Rihardi saat memberikan sambutan
sempena Penutupan MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis, di Halaman Kantor
Kecamatan Mandau, pada Sabtu (28/09/2019) malam.
Dikatakan mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis
itu, masyarakat di Kecamatan Mandau sangat senang dengan adanya kegiatan ini,
bahkan tanpa satu haripun, pelaksanaan MTQ itu tidak sepi, selalu dipenuhi oleh
masyarakat untuk menyaksikan penampilan para peserta.
“Mudah-mudahan momen bersejarah ini, bisa menjadi kenangan bagi
kita semua, bahwa pelaksanaan MTQ di Kecamatan Mandau ini berlangsung sukses
dan meriah,” ucap Camat Mandau.
Dikatakannya lagi, dengan menanamkan motto “mewah-mewah”,
diharapkan bisa memuaskan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis untuk
masyarakat di Kecamatan Mandau.
“Seperti yang kami katakan, ‘bio
tekor asalkan tersohor’, biar uang habis, tapi kegiatan kita mendapatkan
ridho dan berkah dari Allah SWT,” ucapnya.
Lebih lanjut, Riki juga meminta doa dan dukungan kepada seluruh
masyarakat di Kabupaten Bengkalis supaya Kecamatan Mandau bisa terpilih menjadi
tuan rumah MTQ di tingkat Provinsi Riau.
“Kami optimis, kalau
tidak satu atau dua tahun lagi, kami ingin Kecamatan Mandau menjadi tuan rumah
pada perhelatan MTQ tingkat Provinsi Riau, karena kami menilai Kecamatan Mandau
mampu menampung seluruh kafilah yang datang dari seluruh Kabupaten yang ada di
Provinsi Riau,” ucap Camat Mandau yang disambut tepuk tangan gemuruh dari
masyarakat. (rls-hms)