Satu lagi kebanggaan kembali menghampiri masyarakat muslim Kabupaten Siak, yakni dengan didirikannya sebuah pondok pesantren khusus tahfizh al-Qur’an (menghafal al-Qur’an) yang berlokasikan di Kecamatan Pusako. Pesantren yang diberi nama dengan “Darul Huffazh” yang artinya “rumah penghafal al-Qur’an” ini, telah memasuki tahun pelajaran pertama dengan jumlah murid delapan belas (18) orang yang nantinya siap dicetak menjadi kader-kader huffazh (penghafal al-Qur’an) yang handal. Hal ini tidaklah berlebihan karena pesantren ini memiliki guru-guru yang juga hafizh al-Qur’an yang didatangkan diantaranya dari Medan (Sumatra Utara) dan Demak (Jawa Tengah).
Mengingat umur pesantren ini yang masih belia, maka pihak pesantren terus menggesa pembangunan baik dibidang infrastruktur maupun dibidang prasarana lainnya. Saat ini saja baru dikelola kolam peternakan ikan yang nantinya akan diberdayakan untuk kebutuhan yang ada di pesantren, hal ini sebagaimana disampaikan oleh KUA Kecamatan Pusako, Kaspul Anwar yang bertindak sebagai pengawas Pesantren Darul Huffazh dalam kunjungannya ke kantor BAZ Kabupaten Siak Rabu (13/14).
Usaha ini ternyata mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Siak khususnya Badan Amil Zakat (BAZ) yang telah memberikan beasiswa “full” kepada tiga belas (13) orang anak untuk dipondokkan di pesantren tersebut. Apa yang dilakukan BAZ Kabupaten Siak ini sebenarnya sejalan dengan target pemerintah Kabupaten Siak yaitu setiap kecamatan minimal mesti memiliki satu pondok pesantren.
Harapannya adalah jika setiap kecamatan memiliki pesantren, maka akan tercipta masyarakat yang lebih religius lagi sehingga arus globalisasi yang melanda bak banjir bandang ini dapat di tepis dengan baik, mengingat kehadiran pondok pesantren dapat menjadi penyeimbang dan menjadi jawaban atas kegelisahan setiap orang tua melihat tingkah polah anak-anak mereka saat ini yang mengalami degradasi moral yang luar biasa, dan tentunya pesantren dapat menjadi salah satu alternatif pilihan. (Hd)