Pekanbaru (Inmas) - Cabang Olah raga bulutangkis yang akan dipertandingkan pada Ajang Kreasi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA-red) tingkat Prov.Riau yang akan bertanding pada tanggal 28 Juli 2015 yang akan datang, mengadakan technical meeting dengan Kasi Pendis Kemenag Kab/Kota se-Riau sebagai perwakilan para atlit yang akan bertanding nantinya bertempat di aula rapat Kabag TU Kanwil Rabu (08/07).
Technical meeting tersebut dipimpin langsung oleh Koord wasit badminton Jasri S.Pd yaitu wasit PBSI Kota Pekanbaru, dalam pemaparannya bahwa pertandingan nanti memakai sistim gugur, yang diambil adalah juara 1, juara 2 dan juara 3 pada masing-masing kelompok pertandingan, adapun yang dipertandingkan pada AKSIOMA tahun ini adalah tunggal Putra MTs, tunggal Putri MTs, tunggal Putra MA dan tunggal Putri MA, mengenai aturan pertandingan kita ikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh PBSI, jika ada keraguan dalam memaknai aturan yang sudah kita tetapkan ini bisa dikonfirmasi kepada kami secara langsung, papar Jasriadi sambil memberikan contac personnya.
Menanggapi pemaparan wasit tersebut, Kasi Pendis Kemenag Siak Nursya menyampaikan mengenai atlit yang kira-kira terlambat kehadirannya sebelum bertanding? Menurut aturan yang disepakati bahwa setiap atlit yang mau bertanding harus hadir 30 menit sebelum bertanding dan langsung melapor kepada panitia pelaksana, namun jika terlambat, kita sepakati bahwa atlit yang terlambat tidak boleh bertanding kecuali ada alasan yang Syar’i atau masuk akal, jawab Adi, panggilan akrab Jasriadi.
Adapun peserta yang hadir dan mencabut undian adalah utusan Kab.Pelalawan, Kab.Kuansing, Kota Pekanbaru, Kab.Siak Sri Indrapura, Kab.Bengkalis, Kota Dumai, Kab.Kampar, Kab.Inhil, Kab.Inhu, Kab.Rohil, Kab.Rohul dan Kab.Meranti, masing-masing Kab/Kota mengirimkan atletnya untuk berlaga di ajang AKSIOMA tingkat Prov.Riau 2015 yang dimulai dari tanggal 28 s/d 30 Juli 2015 pada setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sebelum acara bubar, Kabid Penmad H.Mahyuddin menekankan bahwa para atlit merupakan betul-betul siswa madrasah karena tujuannya adalah meningkatkan mutu dan kualitas siswa madrasah, selanjutnya kabid menambahkan bahwa hasil dari seleksi tingkat provinsi ini akan langsung kita boyong ke tingkat nasional yaitu di Palembang pada tanggal 3 Agustus yang akan datang, yang dibawa ke Palembang hanya yang juara 1, kita berharap semoga para juara yang kita bawa ke Palembang tersebut bisa meraih prestasi terbaik dan membanggakan Riau di ajang nasional, harap Kabid memberi semangat.(AZ)