Cabang Olahraga Mulai Dipertandingkan
Ringkasan:
Surabaya (HUMAS)- Jelang Pembukaan Pospenas malam ini Senin (6/7), beberapa cabang olehraga pada Pospenas V Jatim telah dipertandingkan. Cabang olahraga yang dipertandingkan hari ini yakni Bulu Tangkis di GOR Bulu tangkis Sudirman, SepakTakraw di Auditorium UNAIR Kampus C, Karate DOJO FOKSI Jawa Tim...
Surabaya (HUMAS)- Jelang Pembukaan Pospenas malam ini Senin (6/7), beberapa cabang olehraga pada Pospenas V Jatim telah dipertandingkan. Cabang olahraga yang dipertandingkan hari ini yakni Bulu Tangkis di GOR Bulu tangkis Sudirman, SepakTakraw di Auditorium UNAIR Kampus C, Karate DOJO FOKSI Jawa Timur, Renang di Kolam Renang KONI Jawa Timur, Tenis Meja di GOR HCIYS Surabaya, dan Pencak Silat di Kampus C UNiversitas Air Langga Surabaya. Demikian disampaikan Kabid Pekapontren Kanwil Kemenag Riau melalui Ketua Panitia Pospenas Riau Herra Firmansyah, Senin (6/7).
Herra juga menjelaskan bahwa kondisi kontingen Riau saat ini dalam keaadaan baik dan sehat. Beberapa cabang yang dipertandingkan pada hari ini seperti Sepakbola dan Tenis Meja sudah siap bertarung menghadapi kontingen dari Provinsi lain. Selain itu Keabsahan administrasi juga sudah dilakukan oleh panitia. Dan semua berjalan lancar tidak ada halangan. Masing-masing atlet dan official sudah bisa mendapatkan ID card apabila sudah melengkapi syarat-syarat administrasinya.
Hari ini kontingen Riau mulai bertanding pada cabang olahraga Sepakbola melawan tim tuan rumah Jawa Timur bertempat di lapangan ITS Surabaya. Esoknya tim Sepakbola Riau kembali bertanding menghadapi kontingen dari Provinsi Sumatera Utara. Sementara pada cabang seni baru besok dipertandingkan. Cabang Seni yang akan dipertandingkan besok yakni qasidah, kaligrafi, baca puisi, pidato bahasa indonesia, bahasa arab dan bahasa inggris.
Sementara itu terkait perlombaan cabang seni yang di mulai besok, panitia pelaksana (Panpel) Jatim menegaskan bahwa, peserta cabang lomba seni pada POSPENAS V 2010 Jatim tak perlu cemas dengan adanya kecurangan penilaian. Kali ini, panitia telah menyiapkan perangkat IT untuk membantu proses penilaian yang jujur dan bersih. Nilai yang diberikan dewan juri akan langsung ditampilkan di layar, sehingga semua peserta dan penonton bisa langsung menyaksikan, dengan demikian semua orang akan tahu jika ada kecurangan. (js/msd)