0 menit baca 0 %

Cabang Murrotal Wal Imla , Putra Terbaik Kampar Juara II PORSADIN Tingkat Nasional

Ringkasan: Kampar (Inmas) Cabang Morrotal Wal Imla , Putra terbaik Kampar mampu mengharumkan Nama Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar pada acara Pekan Olah Raga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Nasional di Pasuruan, Jawa Timur. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Pendidikan Diniyah da...

Kampar (Inmas) Cabang Morrotal Wal Imla , Putra terbaik Kampar mampu mengharumkan Nama Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar pada acara Pekan Olah Raga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Nasional di Pasuruan, Jawa Timur. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Muhammad Ali MSy, dalam amanatnya saat menjadi Pembina Apel senin (20/11) di halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.


Ali menjelaskan, Putra terbaik Kampar yang mampu mengharumkan Nama Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar ini atas nama Ahmad Fachri Agustian. Beliau berhasil meraih juara II Cabang Morrotal Wal Imla pada PORSADIN tingkat Nasional tahun ini. Selain Ahmad Fachri Agustian, ada juga putra terbaik Kampar yang berhasil meraih harapan I pada cabang Tahfidz Putri atas nama Ghina Raudhatul Jannah.


Untuk diketahui, Pekan Olah Raga dan Seni Antar Diniyah ini telah dilaksanakan pada 16 19 November 2017 kemaren. PORSADIN tahun ini diikuti oleh 1.683 Santri Diniyah Takmiliyah dari seluruh Indonesia. Mereka adalah para juara pada event PORSADIN di tingkat daerah, papar Ali. 


PORSADIN ini dilaksanakan bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi Madrasah Diniyah Takmiliyah, dalam kerangka memperkokoh eksistensinya di Masyarakat. Tujuan lain adalah memperkokoh jalinan silaturahim antar Diniyah Takmiliyah secara nasional dan memperkuat basis diniyah di masyarakat, ungkap Ali.


Adapun PORSADIN Tingkat Nasional tahun 2017 ini mengangkat tema Bersama Madrasah Diniyah Membangun Karakter Bangsa .   Madrasah Diniyah Takmiliyah adalah tempat terbaik untuk membangun pendidikan karakter, pungkas Ali. (Ags/Usm)