Kampar (Inmas) – Dalam menjalani kehidupan didunia ini, marilah kita bersahabat dengan alam. Demikian salah satu poin yang disampaikan Abuya H Syafrizal (Buya Tompel), dalam tausiyah pagi jum’at (04/03), di Musholla Miftahul ‘ilmu Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Buya Syafrizal mengatakan, bersahabat dengan alam perlu kita lakukan, mengingat saat ini sudah banyak terjadi kerusakan-kerusakan dimuka bumi ini, seperti penebangan hutan secara liar, perbuatan maksiat dimana, sehingga akhir-kahir ini bencana alam menerpa dimana-man. Mulai dari tanah longsor, banjir, gempa bumi dan lain sebagainya.
Allah Swt berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 56-58, “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerh yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu.
Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya subur dengan izin Tuhan; dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya yang tumbuh merana. Demikianlah kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.” Papar Syafrizal.
Untuk itu, cintailah alam ini, jaga ia, dan jaga juga keluarga kita dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar kita selamat dari bencana-bencana yang akan menimpa, sehingga kita bisa hidup dengan tenang, aman dan bahagia dunia akhirat, pungkas Buya Syafrizal. (Ags)
(edit:vera)