Pekanbaru (Inmas), Pada malam
ke-22 Ramadhan 1440 H/ 2019 M, di Masjid Ikhlas Beramal Komplek Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru, aktifitas ibadah di bulan Ramadhan
berlangsung aman dan lancar. Kondisi
tersebut terpantau oleh tim inmas tadi malam. Senin (27/05).
Seperti biasa setelah shalat
Isya diisi dengan tausiah Ramadhan. Adapun yang mengisi jadwal tausiah pada
malam ke- 22 Ramadhan yaitu Ustadz Bustamar, S.HI, M.Sy.
Berdasarkan observasi
dilapangan, melihat kondisi jema’ah masjid/ mushalla yang semakin berkurang
jumlahnya di akhir Ramadhan, maka dalam tausiahnya beliau mengingatkan kembali
kepada jema’ah masjid Al-Ikhlas, bahwa Sepuluh hari pertama Ramadhan dinamakan Rahmat, Sepuluh hari Kedua Ramadhan
dinamakan maghfirah dan 10 hari
terakhir di bulan Ramadhan disebut Itqun
minannar (pembebasan dari api neraka).
Alhamdulillah kita telah
berada di 10 terakhir Ramadhan. Ibarat pertandingan bola, sudah masuk dalam
babak final, jumlah pesertanya semakin berkurang (sedikit) . Ungkap Bustamar.
Untuk itu ia mengajak jema’ah agar tetap istiqomah, karena ada suatu malam yang
nilainya lebih baik dari seribu bulan (83 tahun lebih), yaitu malam lailatur qodar. Ungkap Bustamar
Selesai tausiah dilanjutkan
dengan shalat tarawih dan witir berjama’ah dengan imam langsung dipimpin oleh
ustadz Butamar dan bilal oleh Ahmad Yasir. (Idris).