0 menit baca 0 %

Bustamar : Menjadi Insan Yang DIsayangi Allah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Bertempat di Masjid Ikhlas Beramal seperti hari biasa mengadakan tausiyah qabla dzuhur. Adapun penceramah yang memberikan tausiah hari ini adalah Ustadz Bustamar.S.HI.,M.Sy. Senin (17/06/2019)Dalam Tausiyah Bustamar  menyampaikan bahwa perlu adanya peningkatan Ibadah pada bulan Sy...


Pekanbaru (Inmas), Bertempat di Masjid Ikhlas Beramal seperti hari biasa mengadakan tausiyah qabla dzuhur. Adapun penceramah yang memberikan tausiah hari ini adalah Ustadz Bustamar.S.HI.,M.Sy. Senin (17/06/2019)

Dalam Tausiyah Bustamar  menyampaikan bahwa perlu adanya peningkatan Ibadah pada bulan Syawal sesuai dengan arti Syawal itu sendiri yaitu peningkatan, dengan banyak beribadah kepada Allah Tentunya Allah akan semakin sayang kepada kita.selanjutnya Bustamar mengutip perkataan Ahmad bin Abi al-Waradi dalam Tabaqat al-Aulia tentang ciri ciri orang yang disayang oleh Allah.

Pertama, ketika Allah menambahkan atau mengangkat jabatan maupun kedudukannya, ia semakin rendah hati (tawadhu ) bukan bertambah kesombongannya. Saat ini banyak orang yang diuji dengan jabatan, lupa dengan teman, apalagi tetangga yang berdekatan. Sungguh fenomena yang sangat mengenaskan.

Kedua, ketika bertambah Rizki berupa harta benda, ia semakin dermawan dan selalu membantu orang yang kesusahan, karena ia sadar kekayaan hanya titipan dan diakhirat akan dipertanggungjawabkan, ia menjauhkan sifat bakhil dari dirinya karena hal itu akan menghancurkan masa depannya.

Ketiga, ketika bertambah umurnya, maka ia semakin bersungguh-sungguh dalam memperbaiki diri dan amal perbuatannya. Karena orang yang paling baik adalah orang yang panjang umurnya serta baik amalnya. Ungkap Bustamar. (Idris)