Bupati Siak H. Arwin As Lepas Keberangkatan Jch Kloter 14
Ringkasan:
Batam, 05/11 (Humas) Bupati Siak H. Arwin AS SH secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji (jch) Kloter 14 BTH, acara yang diselenggarakan pukul 07.00 wib bertempat di gedung arafah asrama haji Batam. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kab.
Batam, 05/11 (Humas) Bupati Siak H. Arwin AS SH secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji (jch) Kloter 14 BTH, acara yang diselenggarakan pukul 07.00 wib bertempat di gedung arafah asrama haji Batam. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Siak, Kabid Penyelenggara Haji, Zakat dan Wakaf Dep. Agama Riau Drs.H. A.Jalaluddin, Kabid Haji dan Umroh Dep. Agama Kepri Drs.H. Erizal Abdullah, MH, Kakandepag Kab. Kuansing Drs.H. Syafruddin beserta unsur muspida lainnya.
Kepada jch yang berjumlah 447 orang termasuk petugas Drs.H. Erizal yang merupakan Sekretaris PPIH Embarkasi Batam dalam laporannya mengatakan Kloter 14 ini merupakan gabungan antara jch Kab. Siak berjumlah 192 dan 250 jch Kab. Kuansing ditambah lima orang petugas. Adapun jch yang sudah pernah haji sebanyak 16 orang dan 341 jch belum pernah haji.
Selama berada di Makkah Kloter 14 akan mendapatkan fasilitas pemondokan diwilayah Bakhutmah, menurut jadwal Kloter 14 diperkirakan akan take off pukul 11.00 wib, insyaAllah akan tiba di bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Medinah pukul 16.05 was atau diperkirakan lebih lambat satu jam dari jadwal yang ditetapkan, imbuh H. Erizal yang merupakan Mantan Kasi Haji Dep. Agama Kota Batam.
Kloter 14 ini terdapat tiga open seat yaitu Rubiah binti Hatemokaryo jch Kab. Kuansing sakit didaerah, Yoyoh binti Sanuri jch Kab. Siak sakit didaerah dan Minah binti Karsomanio jch Kab. Siak sakit didaerah. Sedangkan untuk jch tertua bernama Tija binti Tinjau Sahid berumur 84 Tahun Jch Kab, Kuansing dan yang termuda atas nama Tiara Panduwanita binti Salim jch Kab. Siak.
Sementara itu Bupati Siak H. Arwin As dalam sambutannya saat melepas keberangkatan Kloter 14 berpesan kepada jch untuk menjaga kesehatannya, mendahulukan ibadah wajib dari para yang sunat, sebab selama beribadah tenaga jch akan terkuras, untuk itu dihimbau kepada jch untuk mengutamakan ibadah wajib.
Karena kita berada dalam bangsa lain jch diminta untuk bersabar, sebab jch merupakan duta bangsa kita yang terkenal dengan budaya santunnya. Selain itu Bupati juga berpesan kepada jch untuk mendoakan kemakmuran bangsa dan kami yang ditinggalkan agar didoakan semoga tahun depan kami dapat menunaikan ibadah haji, semoga kembali membawa haji yang mabrur.(nik)