Siak (Inmas) – Kegembiraan dan rasa bangga
terpancar dari wajah masyarakat yang ada di Kecamatan Mempura ketika melihat
orang nomor satu di Kabupaten Siak datang dalam rangka Safari Ramadhan
sekaligus berkumpul untuk berbuka puasa bersama dengan Masyarakat di Masjid
Nurhuda Kelurahan Sungai Mempura, Senin malam (29/05).
Hadir pada acara tersebut, Bupati Siak, Drs. H.
Syamsuar, M.Si, Ka Jari, Sekda Siak, Kankemenag Siak, Anggota DPRD Siak, Kepala
Dinas dan tamu undangan bersama masyarakat setempat yang antusisas mengikuti
kegiatan tersebut. Usai melaksanakan shalat tarawih, acara dilanjutkan dengan
pemberian santunan kepada 203 anak yatim serta penyerahan BPJS
Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk 400-an warga Kecamatan Mempura, bantuan
sajadah, Al Quran lengkap dengan terjemahannya serta menyampaikan zakatnya
kepada UPZ Mempura. Sedangkan
penceramah pada malam tersebut adalah H. Zubir Efendi, M.Sh dari Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Siak.
Dalam
sambutannya, Bupati Siak menyampaikan rasa terimakasihnya atas persiapan
masyarakat Mempura dalam menyambut kedatangannya dan rombongan di hari pertama
Safari Ramadan Kabupaten Siak. Berbagai menu berbuka puasa juga disuguhkan
untuknya beserta rombongan yang kemudian dilanjutkan dengan malam malam
bersama.
"Alhamdulillah,
kita sudah menjalankan puasa ke 3 dan memasuki malam ke 4. Kegiatan Safari
Ramadan hari ini dibagi menjadi 2, satu di sini dan satunya lagi di tempat lain
bersama Wakil Bupati, Alfedri. Terimakasih kepada masyarakat Masjid Nur Huda
yang sudah memberikan menyiapkan acara berbuka puasa bersama. Semoga apa yang
sudah masyarakat Mempura ini siapkan untuk kegiatan Safari Ramadan kali ini
dibalas oleh Allah dengan nikmat dan balasan setimpal," kata Syamsuar.
Dalam
tausiyahnya, H. Zubir Efendi, M.Sh menyampaikan tentang momen bulan Ramadhan
merupakan kesempatan untuk beramal sebanyak-banyaknya karena Allah menyiapkan
pahala yang tak terhingga untuk setiap amal ibadah yang dilakukan pada Bulan
Ramadhan ini. Dalam hal ini, lulusan Magister Ekonomi Islam dari University
Malaya Malaysia ini juga mengupas tentang pentingnya zakat dalam penguatan
ekonomi ummat, ia mengungkapkan zakat merupakan hak orang lain yang secara
langsung melekat pada harta yang dimiliki seseorang jika sudah memenuhi
syarat-syaratnya untuk kemudian diberikan kepada mustahiq atau orang-orang yang
berhak menerimanya.
“Dalam
islam, zakat disusun secara sistematis. Bahkan menjadi zakat sebagai salah satu
unsur kebijakan fiskal atau pemasukan Negara. Hikmah zakat jelas dan nyata
berdampak langsung terhadap orang-orang yang membutuhkannya. Allah menurunkan
zakat agar harta-harta itu tidak hanya terpendam dikalangan orang-orang yang
berharta saja. Karena islam tidak mengajarkan kita sebagai makhluk yang
individualistis tanpa harus berbagi dan tidak membutuhkan orang lain,” ungkap
nya.
Sementara
zakat profesi yang digalakkan pemerintah kabupaten Siaka melalui BAZ, termasuk
dalam pengeluaran zakat mal. Dijelaskan zubir bahwa zakat profesi sama hal nya
dengan zakat hasil pertanian, peternakan dan harta lainnya sehingga zakat
oprofesi menjadi wajib bagi orang-orang yang memiliki penghasilan. “Zakat itu
dalam pengertiannya ada dua, yakni zakat fitrah dan zakat Mal (harta). Dan
zakat profesi menjadi bagian dari zakat Mal, ” terang nya.
Acara safari
Ramadhan Bupati Siak bersama rombongan di Kecamatan Mempura ini kemudian
ditutup dengan do’a yang di pandu oleh Ka KUA Kecamatan Mempura, Khairul Bahri,
S.Ag. (Hadi)