Siak (Inmas) – Pembukaan Musabaqoh Qiro’atil Kutub ke-9 tingkat
Kabupaten Siak Tahun 2018 di Ponpes Bustanul Ulum dibuka oleh Bupati Siak Drs.
H. Syamsuar, M.Si, Rabu (22/11/18). Kegiatan diikuti sebanyak 28 Pondok
Pesantren yang di Kabupaten Siak.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Wakapolres Siak, Asisten I Setda Siak,
Kabag Kesra Siak, Camat Dayun, para pengasuh Pondok Pesantren SeKabupaten Siak,
Tokoh Masyarakat, para Santri dan para undangan lainnya.
Sebelum kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati
Siak, Â Ketua panitia pelaksana H. M. Ali
Ashadi, S.Ag, M.Pd.I menyampaikan bahwa pelaksanaan Musabaqoh Qiroatil Kutub
ini bertujuan untuk menciptakan kader Ulama dimasa depan. Sebagaimana tema yang
diambil yakni “ Pelaksanaan Qiroatil Kutub sebagai wadah untuk menciptakaan
kader Ulama dimasa depan”. Tentu dengan persiapan dan pemahaman tentang Ilmu
Agama yang baik yang diperoleh dari Ustadz dan Ustadzah dipondok Pesantren.
Menurut H. M. Ali Ashadi, tantangan Kita sekarang bukan saja
pengaruh dari Narkoba, Pornografi, Porno Aksi dan sejenisnya, tetapi tantangan
Kita yang berat adalah paham Radikalisme. Karena paham radikalisme ini bukan
hanya saja merusak, tetapi bisa memecah belah Kita dari NKRI.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak
Drs. H. Muharom dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh
panitia dan pihak terkait atas terlaksananya MQK tersebut. “ Mudah-mudahan
dengan pelaksanaan MQK ini, para Santri bisa mengukir prestasi khususnya pada
kegiatan MQK ini mapun pada kegiatan lainnya”. Sehingga Santri-santri yang
lahir dari Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Siak ini bisa membawa Negeri
Siak ini semakin damai, sehingga terhindar dari berbagai musibah yang tidak
Kita inginkan. Ungkapnya.
Sementara itu Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si menyampaikan
bahwa kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Kabupaten Siak ini, baik itu MTQ,
MQK dan lain-lain sebagainya Kita sangat mendukung sekali. Karena sesuai dengan
program kami selaku Bupati Siak, menginginkan di Siak ini lahir 1000 Hafidz
yang bisa membawa nama baik Kabupaten Siak, baik di tingkat Provinsi maupun
tingkat Nasional. Anak –anak Siak ini sudah banyak yang meraih prestasi di
tingkat Nasional, bahkan di tingkat Asean.“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan MQK
ini, akan lahir kader ulama dimasa depan yang memiliki ilmu Agama yang bisa
diterapkan ditengah-tengah Masyarakat” Ungkap Bupati Siak. (Awl)