0 menit baca 0 %

Bupati Siak Buka Acara Kegiatan MQK Di Kecamatan Dayun

Ringkasan: Siak (Inmas) - kegiagatan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-X yang berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum, Kampung Sawit Permai, Kecamatan Dayun, dibuka oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si Jumat malam (17/03/17). MQK merupakan lomba baca kitab kuning dan bukan hanya sebatas lomba...

Siak (Inmas) - kegiagatan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-X yang berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum, Kampung Sawit Permai, Kecamatan Dayun, dibuka oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si Jumat malam (17/03/17).

MQK merupakan lomba baca kitab kuning dan bukan hanya sebatas lomba untuk memperebutkan juara, melainkan harus menjadi penyebaran nilai keislaman. MQK dipusatkan di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum dan diikuti 416 peserta putra dan putri dengan 4 cabang pertandingan.

Demikian dijelaskan Drs. KH. Khairul Akhyar, Ketua Badan Kerjasama Pondok Pesantren Kabupaten Siak usai pembukaan. Sementara itu, Kepala KanKemenag Siak Drs. H. Muharom menyebutkan, dengan kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan kembali syiar Islam di Siak, terutama bagi generasi muda bangsa.

"Ini merupakan satu syiar yang dikumandangkan bersama-sama kepada umat. Pesantren itu tidak tidur, semoga pesantren yang ada di Siak bisa melahirkan 1000 hafizh dan menjadi penyelamat generasi di Siak," ungkapnya.

Bupati Syamsuar sebelum membuka MQK ke-X mengatakan, MQK diharapkan sebagai sarana evaluasi anak dalam rangka menerapkan ilmu agama yang telah diberikan sekaligus mengevaluasi kembali kemampuan dan prestasi anak selama ini.

"Kalian merupakan generasi emas kami ke depannya untuk menggantikan para pemimpin sekarang. Dengan diimbangi ilmu agama dan pengetahuan, saya merasa bangga bisa hadir disini. Islam merupakan agama damai, jadi mari kita perkuat anak didik kita agar tidak terpengaruh dengan hal yang tidak diharapkan. Kita harus jeli dengan situasi dan kondisi saat ini, sehingga tidak terpengaruh dengan berita yang bisa memecah belahkan kita sebagai umat beragama," tukasnya. (Hadi)