0 menit baca 0 %

Bupati Serahkan Insentif Tahap II Guru MDA dan RA di Rohil

Ringkasan: Rokan Hilir (Rohil)- Bupati Rokan Hilir (Rohil), Anas Maamun, menyerahkan bantuan intensif tahap II tahun anggaran 2010 untuk guru honor Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan Raudathul Athfal (RA) empat kecamatan di Rohil, Kecamatan Bagan Sinembah, Pujud, Simpang Kanan, dan Bangko Pusako.
Rokan Hilir (Rohil)- Bupati Rokan Hilir (Rohil), Anas Maamun, menyerahkan bantuan intensif tahap II tahun anggaran 2010 untuk guru honor Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan Raudathul Athfal (RA) empat kecamatan di Rohil, Kecamatan Bagan Sinembah, Pujud, Simpang Kanan, dan Bangko Pusako. Penyerahan Rp6,8 N tersebut dilaksanakan di Hotel Bintang Mulya Bagan Sinembah pekan lalu. Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kankemenag) Kabupaten Rohil, Drs H Agustiar, unsur pimpinan Kecamatan, Kasi Mapenda dan Pekapontren Kemenag Rohil, Kepala dan guru honorer MDA dan RA di empat Kecamatan di Rohil. Anggaran Rp.6,8 M diberikan oleh Pemda Rohil yaitu untuk guru MDA Rp. 6 M untuk lebih kurang 700 orang guru dengan insentif pertahun Rp5 juta. Sedangkan untuk RA berkisar Rp800 juta lebih untuk 40 orang guru lebih dengan rincian perbulan Rp275.000. Intensif ini diserahkan dalam dua semester setiap tahunnya, penyerahan pekan lalu merupakan semester kedua tahun 2010. Ka Kankemenag Rohil dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasihnya atas perhatian Pemda Rohil terhadap guru-guru yang berada dibawa binaan Kemenag Rohil. Namun demikian, bantuan yang diserahkan setiap tahun tersebut hendaknya dapat lebih ditingkatkan untuk tahun-tahun mendatang. Khususnya bantuan untuk guru-guru RA yang hanya sekitar Rp275.000 perbulan. Insentif tersebut sangat tidak memadai apalagi jika dibandingkan dengan honor guru TK umum yang ada di Rohil mencapai Rp750 ribu perbulan. Belum lagi kondisi perekonomian yang kian terpuruk ditandai dengan semakin tingginya biaya hidup. "Kami berharap agar bapak Bupati dapat lebih memperhatikan nasib guru honor RA dan MDA, dengan intensif yang hanya Rp275.000 perbulan sangat tidak mencukup. Untuk itu, guru RA khususnya hendaknya lebih diperhatikan lagi dengan meningkatkan jumlah insentif yang diberikan setiap tahunnya. Jika memungkinkan, minimal seperti intensif yang diberikan kepada guru MDA," harap Agustiar dalam sambutannya. Terhadap keinginan tersebut, disambut baik oleh Bupati Rohil H Anas Maamun dengan berjanji akan mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk guru RA pada tahun mendatang. Dengan harapan agar guru-guru RA tersebut dapat bekerja lebih baik khususnya dalam mendidik generasi bangsa kearah yang lebih baik, berbudaya dan beragama. "Insya Allah anggaran tahun ini kita akan mengusulkan penambahan anggaran untuk guru MDA dan RA, minimal Rp15 Miliar untuk sekitar 2500 guru guru RA dan MDA," ungkapnya. (msd)