ROKAN HULU (KEMENAG) – Sebanyak 247 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Jumat (22/8/2014) pagi, menGikuti Manasik Haji terakhir tingkat kabupaten. Kegiatan manasik digelar selama tiga hari dipusatkan di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpengaraian.
Hari pertama manasik haji, ke 247 JCH, mendapatkan teori serta penyuluhan tata cara pelaksanaan ibadah haji. Kemudian dihari keduanya, JCH akan praktek langsung rukun haji. Dan pada hari ketiga, adalah masalah manajemen bagi para Ketua Rombongan dan Ketua Regu yang akan memimpin pada JCH melaksanakan haji di tanah suci.
Manasik haji, dibuka Bupati Rohul, Drs. H. Achmad M.Si. Dalam pembukaan itu, Bupati berpesan, agar seluruh JCH yang akan menunaikan ibadah haji tidak terbebani dengan buku manasik haji, khususnya sekian banyak doa yang harus dihafal, namun diharapkan agar lebih konsentrasi dalam melaksanakan ibadah sebaik mungkin.
“Usahakan, JCH nantinya hanya gara-gara tidak laksanakan ibadah sunat, malah tinggalkan ibadah wajib di tanah suci. Sebaiknya laksanakan ibadah dengan baik,” himbau Bupati.Para JCH Rohul, juga diminta agar bisa menjaga kesehatan dan mengatur pola makan, sebab 80 persen ibadah haji termasuk pekerjaan fisik yang membutuhkan fisik kuat.
“Atur pola makan dengan baik, konsumsi makan yang sehat, istirahat cukup, serta jaga pikiran selama menjalankan ibadah haji,” harap Bupati lagi.Terangnya lagi, sebagai duta dan mewakili daerah, 247 JCH Rohul, diharapkan menjaga nama baik Negeri Seribu Suluk selama pelaksanaan haji di tanah suci, apalagi mereka sebagai tamu Allah dan orang-orang pilihan.
“Agar tetap dijaga kekompakan sesama jemaah. Jangan gara-gara persoalan sedikit di antara jemaah, mereka tidak saling tegur sapa,” ucapnya, dan Bupati meminta JCH nantinya mendoakan masyarakat dan daerah agar lebih baik kedepannya.
Sedangkan Kakan Kemenag Rohul Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA yang juga hadir dalam manasik haji terakhir tersebut mengatakan, bahwa secara prinsip, persiapan proses keberangkatan JCH Rohul sudah 100 persen.
Supardi menjelaskan Manasik Haji dilaksanakan selama tiga hari.“Pada hari pertama jemaah diberi teori penuh, hari kedua praktek langsung dan ketiga tahap manajemen bagi para Karom dan Karu,” jelas Ahmad Supardi pula.
Jika manasik ini telah selesai, maka persiapan pemberangkatan haji telah siap 100 persen, sebab tinggal berangkat lagi ke tanah suci, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.***(Ash)