Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Ramaikan Masjid
Ringkasan:
Kuansing (Humas)- Dalam rangka memperingati Hari kelahiran Nabi Muhammad saw 1433 H Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab Kuantan Singingi bekerja sama dengan PHBI kabupaten Kuantan Singingi mengadakan Tabligh Akbar Bupati dan Pengukuhkan Pengurus IKMI dan MDI Kuantan Singingi oleh Bupati Kuansi...
Kuansing (Humas)- Dalam rangka memperingati Hari kelahiran Nabi Muhammad saw 1433 H Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab Kuantan Singingi bekerja sama dengan PHBI kabupaten Kuantan Singingi mengadakan Tabligh Akbar Bupati dan Pengukuhkan Pengurus IKMI dan MDI Kuantan Singingi oleh Bupati Kuansing di Masjid Agung kabupaten Kuantan Singingi.
Acara ini dihadiri oleh Bapak Bupati Kuantan Singingi, H Sukarmis, beserta para Muspida, Kapolres, Kejati dan Dandim Kabupaten Kuansing, Seluruh Kepala Badan dan Instansi seluruh ormas Islam, Alim Ulama Pemuka Masyarakat dan masyarakat yang ada di kabupaten Kuantan Singingi.
Dalam kata sambutannya, Sukarmis, mengatakan Kab Kuansing sudah berusia 12 tahun dan dapat membangun Masjid Agung yang megah, yang merupakan salah satu dari 100 Masjid yang termegah di Indonesia.
“Mari kita jaga dan kita ramaikan masjid yang indah ini untuk menjalankan aktifitas keagamaan di masjid ini. Demi pembangunan Kabupaten Kuansing jangan ada diantra kita perpecahan lagi, bersama-sama kita jadikan kabupaten Kuansing Agamis, Aman, damai dan Tentram.
Sementara itu Tabligh Akbar Ceramah Maulid yang disampaikan Oleh Dr H Muhammad Fakhri MA, menekankan beberapa hal yang dapat kita ambil pelajaran dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu Nabi Muhammad SAW di lahirkan pada tanggal 12 Rabbilulawal 571 M. Nabi Muhammad dilahirkan dari keluarga yang sedang-sedang saja, tidak kaya dan tidak miskin, dan juga dari keluarga yang ibu bapaknya orang keturunan yang Baik.
“Jangan harap kita bisa menjadikan anak-anak orang yang baik, kalau orang tua tidak bisa menjadi orang yang baik, walau anak kita disekolahkan sekolah Agama, Pondok pesantren, bagaimana anak taak kepada ajaran agama sedangkan kita selaku orang tua tidak mau mengerjakan perintah Allah SWT,†tegasnya.
Ia menambahkan, hikmah dari Maulid Nabi Muhammad SAW cukup banyak, diantaranya kokohkan Persaudaraan sesama umat Islam, tauladani Sifat dan Tingkah Laku Rasulullah SAW, sering bersalawat kepada beliau, hidupkan shalat berjema’ah dimasjid, hidupkan shalat Dhuha, hidupkan shalat tahjud, dan bekerjalah dengan Ikhlas dan niatkan sebagai Ibadah
“Kalau ini sudah diterapkan di kabupaten Kuantan Singingi, maka Kabupaten ini akan terhindar dari marabahaya dan kutukan-kutukan Allah SWT,†ungkapnya. (afan)