Kampar (Humas) – Tabligh Akbar adalah sarana untuk saling mempererat tali silaturrahmi antar sesama. Demikian salah satu poin yang disampaikan Bupati Kampar H Jefry Noer dalam arahannya saat membuka acara Tabligh Akbar Nasional hari kamis (06/02) di lapangan merdeka Bangkinang.
Jefry Noer mengatakan, dengan diadakannya Tabligh Akbar Nasional ini hendaknya mampu memupuk tali silaturahmi antar sesama dan membawa Perubahan-perubahan Menuju Masyarakat yang Berakhlak Mulia sesuai dengan pilar pertama pembangunan Kab. Kampar yakni peningkatan Akhlak dan Moral.
Sementara itu Al-Ustadz Subki Al-Bughuri dalam ceramahnya mengatakan, obat dari berbagai macam penyakit adalah Al-Qur’an. Sebagaiman firman Allah dalam surat al-isra’ ayat 82 yang maknanya “Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.”
Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullahu dalam kitabnya Zadul Ma’ad menegaskan:
“Al-Qur`an adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat. Dan tidaklah setiap orang diberi keahlian dan taufiq untuk menjadikannya sebagai obat. Jika seorang yang sakit konsisten berobat dengannya dan meletakkan pada sakitnya dengan penuh kejujuran dan keimanan, penerimaan yang sempurna, keyakinan yang kokoh, dan menyempurnakan syaratnya, niscaya penyakit apapun tidak akan mampu menghadapinya selama-lamanya. Bagaimana mungkin penyakit tersebut mampu menghadapi firman Dzat yang memiliki langit dan bumi. Jika diturunkan kepada gunung, maka ia akan menghancurkannya. Atau diturunkan kepada bumi, maka ia akan membelahnya. Maka tidak satu pun jenis penyakit, baik penyakit hati maupun jasmani, melainkan dalam Al-Qur`an ada cara yang membimbing kepada obat dan sebab (kesembuhan) nya.” (Zadul Ma’ad, 4/287), tutupnya. (Ags)