Batam (Inmas) - Bupati Kampar secera resmi melepas keberangkatan 448 jch dan petugas yang tergabung dalam kloter 8 BTH, Selasa (01/09). Berdasarkan laporan yang diterima oleh redaksi, Kloter 8 BTH berjumlah 447 JCH yang terdiri dari dari 112 JCH pekanbaru, 52 JCHkep. meranti dan 279 JCH kampar serta 5 orang petugas kloter.
"Seharusnya kloter ini akan memberangkatkan 450 JCH dan petugas, akan tetapi 2 JCH ditunda keberangakatannya dengan alasan kesehatan. Adapun JCH yang ditunda berasal dari Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru, " jelas Ketua PPIH Embarkasi Batam, H.Marwin.
Bupati Kampar, H. Jefri Noer, sesaat sebelum melepaskan para JCH berpesan, " Saya berharap JCH menjaga kesehatannya karena ibadah haji merupakan ibadah fisik. Selain itu juga, mempererat kerjasama antar JCH sangat diperlukan, yang muda untuk membantu yang tua, kurangi kegiatan yg tidak perlu, dan simpan energi untuk puncak ibadah haji yakni wukuf di arafah nanti."
Pada kesempatan yang sama, Bupati kampar H. Jefri Noor menyerahkan uang senilai Rp. 25 juta kepada petugas kloter 8 BTH yang merupakan Ka. Kankemenag Kab Kampar H. Fairuz yang bertugas sebagai pembimbing ibadah haji (TPIHI) kloter 8 BTH di aula arafah dua asrama haji batam center, Senin (01/09).
Jefri Noer pun menjelaskan, "Sudah dua tahun ini Pemda Kampar telah membantu biaya Domestik JCH kampar, akan tetapi tahun ini kita melakukan perbedaan dari tahun sebelumnya, selain mmbantu biaya domestik dari pekanbaru ke batam, Pemda Kampar juga memberikan bantuan uang tunai kepada petugas kloter. Hal ini dimaksudkan agar di tanah suci para JCH diberikan suplement, vitamin atau pun buah-buahan. Hal ini dilakukan mengingat ibadah haji ini merupakan ibadah fisik, yang memerlukan banyak tenaga dan tentunya dengan adanya suplemen dan vitamin diharapkan kondisi fisik jamaah tetap bugar dan sehat sehingga dapat menunaikan ibadah haji dengan benar dan kembali ketanah air membawa haji yang mabrur."
Untuk diketahui, Kloter 8 ini masuk Asrama Haji Batam pada tanggal 31 Agustus 2015, diinapkan satu malam dan berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Amma Madinah tanggal 1 September 2015. (nik/nvm)