0 menit baca 0 %

Bunyamin Yafid Bertemu Tokoh Lintas Agama, FKUB Riau: Selain NKRI, Kerukunan juga Harga Mati

Ringkasan: Riau (Kemenag) Tenaga Ahli Menteri Agama Dr. H. Bunyamin M. Yafid, Lc., M.H  bertemu dengan tokoh lintas agama tergabung yang dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau. Pertemuan bermakna tersebut digelar, Jum at, (31/10/2025) di Aula Kanwil Kemenag Riau.

Riau (Kemenag) – Tenaga Ahli Menteri Agama Dr. H. Bunyamin M. Yafid, Lc., M.H  bertemu dengan tokoh lintas agama tergabung yang dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau. Pertemuan bermakna tersebut digelar, Jum’at, (31/10/2025) di Aula Kanwil Kemenag Riau. Dalam arahannya, Bunyamin menekankan bahwa Kementerian Agama memiliki peran besar dalam merawat harmoni dan menjaga kerukunan kehidupan beragama di Indonesia.

“Dalam setiap pertemuan, Menteri Agama selalu membahasakan bahwa Kementerian Agama ini adalah Kementerian agama-agama,” tegasnya.

Bunyamin juga menegaskan pesan Menteri Agama bahwa setiap kebijakan Kemenag harus berpihak pada kepentingan umat dan menjaga harmoni antarumat beragama melalui kurikulum cinta yang mengutamakan persamaan sebagai substansi ajaran agama.

“Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Indonesia. Menteri Agama selalu menekankan bahwa setiap kebijakan Kemenag harus berpihak pada kepentingan umat dan menjaga harmoni antarumat beragama melalui kurikulum cinta yang mengutamakan persamaan sebagai substansi ajaran agama,” ujar Bunyamin.

Staf Ahli juga menambahkan, nilai-nilai persamaan dan kasih sayang merupakan inti dari setiap ajaran agama yang harus diimplementasikan dalam berbagai program dan kebijakan Kementerian Agama.

“Kurikulum cinta ini pada subsansi nya berbicara tentang persamaan bukan perbedaan,  tetapi menjadi panduan moral agar kita mampu menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai dalam keberagaman” tambahnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi mengatakan kegiatan ini menjadi ruang koordinasi dalam memperkuat sinergi dan suasana keberagaman yang harmonis di Provinsi Riau. FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga kondusifitas umat beragama serta mendukung program-program moderasi beragama di Riau, demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dalam membuka kegiatan rapat tersebut. 

“Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi dalam memperkuat sinergi dan suasana keberagaman yang harmonis di Provinsi Riau. FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga kondusifitas umat beragama serta mendukung program-program moderasi beragama di Riau,” ujar Muliardi, saat memandu kegiatan rapat tersebut. 

Sementara itu Ketua FKUB Riau, Abdurrahman Qoharuddin menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama di Riau cukup kondusif dan indeks kerukunan cukup tinggi, harus kita jaga dan kita kuatkan

“FKUB akan berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh tokoh  lintas agama untuk menyampaikan pesan – pesan Menteri Agama dalam program kurikulum cinta dan mencari kesamaan antara kita dan kami juga sudah menyatakan selain NKRI harga mati, kerukunan juga harga mati. Tidak mungkin bangsa ini bertahan tanpa kerukunan yang terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah dan tokoh lintas agama, Ketua dan anggota pengurus FKUB Provinsi Riau, Kepala Bagian Tata usaha, Kepala Bidang, pembimas dan Ketua Tim di Bagian Tata Usaha.