0 menit baca 0 %

Buka Pelatihan KBC di MTsN 1 Rokan Hilir, H. Khairul Tekankan Pentingnya Pembelajaran Humanis

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, secara resmi membuka Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar di MTsN 1 Rokan Hilir, Jumat (12/12/2025).Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 12-14 Desember 2025 ini mengusung te...

Rokan Hilir (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, secara resmi membuka Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar di MTsN 1 Rokan Hilir, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 12-14 Desember 2025 ini mengusung tema "Mewujudkan Pembelajaran Humanis dan Berkarakter melalui Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah."

Dalam sambutannya, H. Khairul menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.

"Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya konsep, tetapi sebuah pendekatan yang menekankan nilai kasih sayang, penghargaan terhadap potensi peserta didik, serta membangun suasana belajar yang nyaman dan bermakna. Saya berharap pelatihan ini mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih humanis di MTsN 1 Rokan Hilir," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari bagaimana madrasah mampu mencetak generasi yang berakhlak dan berkepribadian baik.

"Ketika guru mengajar dengan hati, maka peserta didik akan belajar dengan penuh makna. KBC harus menjadi spirit baru bagi kita semua dalam memperkuat karakter, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta membangun ekosistem madrasah yang penuh cinta dan kedamaian," tambahnya.

Tidak hanya itu, H. Khairul juga menekankan bahwa implementasi KBC di madrasah sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam mendorong pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan berorientasi pada penguatan karakter.

"Madrasah harus menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik. KBC hadir untuk mengingatkan kita bahwa pendidikan terbaik lahir dari keikhlasan dan ketulusan guru dalam membimbing siswanya. Saya berharap seluruh peserta serius mengikuti pelatihan ini dan mampu mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran," tuturnya.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh majelis guru MTsN 1 Rokan Hilir, dengan total peserta sebanyak 48 orang. Kegiatan menghadirkan dua narasumber yaitu Sukri dan Umi Kalsum.

Selama pelatihan, peserta akan mengikuti pemaparan materi inti KBC, diskusi kelompok, workshop penyusunan perangkat pembelajaran, serta simulasi mengajar berbasis cinta.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, MTsN 1 Rokan Hilir berkomitmen untuk terus menjadi madrasah yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui proses belajar yang lebih humanis dan penuh cinta. (Ymn/Humas)