Tembilahan (Inmas) Bupati Inhil yang diwakili Plh. Asisten Administrasi Umum Setda Inhil, RM. Sudinoto membuka Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Indragiri Hilir tahun 1439 H/2018 M, Sabtu (30/6/2018) lalu di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan.
Kepada para Jama'ah Calon Haji (JCH) Inhil, dipesankan untuk mandiri dan melaksanakan ibadah sesuai syariat. Disamping itu juga diharapkan lebih siap dan mandiri saat melaksanakan rangkaian ibadah haji selama di tanah suci Mekkah dan Madinah. demikian pernyataan pesan Bupati Inhil yang dibacakan RM Sudinoto.
Tampak hadir pada kesempatan itu, Kakan Kemenag Inhil, Drs. H. Azhari, MA, Kasubbag TU Kemenag Inhil, H. Guspiandi, S. Ag, MM, Kasi Haji dan Umroh, Drs. H. Idrus, M. PdI, Kasi Peny. Syariah, H. Arifin, MA, Pengurus Masjid Agung Al Huda Tembilahan, Kepala KUA Se Kab. Inhil, Ratusan Jama'ah Calon Haji Asal Kabupaten Inhil.
Kakan Kemenag Inhil dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Manasik Haji ini di laksanakan selama 2 hari kedepan dengan jumlah Jama'ah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Inhil tahun 1439 H/2018 M berjumlah 651 orang yang akan tergabung dalam Kloter 03, 08 dan 09 Embarkasi Batam. Jelasnya
Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Plh. Asisten Administrasi Umum Setda Inhil, RM. Sudinoto mengatakan, tujuan pelaksanaan Manasik Haji ini agar para Jamaah Calon Haji lebih siap dan mandiri dalam menunaikan ibadah haji sesuai dengan tuntunan agama Islam, sehingga memperoleh haji yang mabrur.Â
Karena ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima yang diwajibkan bagi setiap muslim yang mampu (Istitho’ah). Pengertian mampu tersebut ditinjau dari berbagai aspek, diantaranya keuangan, kesehatan dan ilmu pengetahuan.Â
"Saya menghimbau kepada para Jamaah Calon Haji dapat dengan tekun dan seksama mengikuti Manasik Haji ini, sehingga nantinya bermanfaat dan mendapatkan predikat haji mabrur seperti yang kita harapkan bersama," pintanya.***(utar)