Riau (Inmas) ā Plt kakanwil kemenag Riau mebuka secara resmi kegiatan orientasi di Grand Hotel Pekanbaru pada Selasa, (11/12). pada pukul 16.30 petang.āLaksanakanlah kegiatan dengan sebaik baiknya, karena dipenghujung tahun seharusnya sudah tidak ada lagi kegiatan yang dilaksanakanā, ujar Mahyudin mengawali sambutan. Melalui diskusi kelompok yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan ini idealnya bisa menemukan formula dalam peningkatan layanan haji terhadap jamaah.
āAlhamdulillah penyelenggaraan ibadah haji meningkat secara signifikan dari tahun ke tahunā, ungkapnya. Hal ini menandakan potret pelaksanaan ibadah haji semakin membaik. Pada survey 2015 indeks kepuasan jamaah mencapai 82,67 %, kemudian meningkat menjadi hampir 83,8 persen pada Tahun 2016. Setelahnya Tahun 2017 naik lagi mencapai 84,85%, hingga Tahun 2018 mampu mencapai 85,23 %, jelasnya. āIni melebihi target dari Kemenag, suatu hal yang patut diapresiasiā, ujar Mahyudin.
Lebih lanjut Mahyudin memaparkan bahwa objek survey terhadap perkembangan IKJHI berdasarkan jenis pelayanan 2017-2018 untuk Non Aramina dibagi kedalam tujuh layanan. Berdasarkan hasil survey yang dirilis Kemenag RI untuk Ā transportasi bus antar kota jamaah, indeks kepuasannya berada pada angka fantastis 88,23 persen. Untuk layanan petugas haji mencapai 87,38 %, Transportasi bus sholawat 87,72%, layanan ibadah di angka 86,45 %, Katering non aramina di 85,31 %, Lalu untuk hotel mencapai 85,70%, dan lain lainnya di angka 84,46 %. Sementara untuk non aramina Untuk layanan kateringnya ssaja mencapai 81,45%, Transportasi bus armina mencapai 78,09?n terakhir untuk layanan hanya berada pada angka 75,55 %.
āSemoga inovasi yang dilakukan Kemenag kedepan bisa lebih meningkatkan pelayanan haji kepada jemaah kita di Riauā, ujarnya. 10 inovasi yang diriliss Menag RI baru baru ini terkait perecpatan keimigrasian, QR Code pada gelang jamaah, akomodasi, bumbu masakan Indoensia, penambahan catering Makkah, tanda paspor dan koper, pengalihan porsi waris, visa print kertas, konsultasi ibadah dam P3JH.
āsemoga 10Ā inovasi yang dicanagkan MenagĀ terhadap penyelenggaraan
ibadah haji, dapat kita sinergikan secara bersama sama dengan semua
elemen terkait, baik itu forum KBIH, pengelola ibadah Haji di Lingkungan Kanwil
Kemenag Riau, Kasi PHU, KBIH se-Riau, Penyelenggara Haji Umrah dan Haji Khusus. Semua pihak terkait diharapkan mampu melakukan rumusan demi peningkatan layanan ibadah haji Riauā, harapnya
mengakhiri arahan.Ā
Sebelumnya DR Zulfadli selaku
ketua panitia melaporkan kegiatan yang akan berlangsung dari Ā 11 s.d 13 Desember tersebut terlaksana atas
reward yang diterima Riau pada tahun ini atas pencapaian pelaporan keuangan pengelola dana haji
terbaik 10 besar se_Indonesia. Riau yang dinaubatkan pada peringkat ke enam se-Indonesia
atas pelaporan keuangan pengelola dana haji, maka Bidang PHU Kemenag Riau dapat
bantuan subsidi dana dari Kemenag RI sebanyak 200 juta. āKegiatan ini ditaja
guna melaksanakan kegiatan yang memprioritaskanĀ
kepada pengembangan wawasan karakter building pegawai/pengelola Haji
Provinsi Riauā, terang Zulfadli.
Pejabat yang akrab disapa Fadli ini menyatakan acara yang diikuti oleh 80 orang peserta terdiri dari Kasi Haji Kab/Kota, KBIH, forum KBIH, serta pengelola travel haji umrah dan haji khusus Riau ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada jamaah. PPIUHK juga turut hadir dalam acara ini, ungkapnya. Kegiatan tiga hariĀ kedepan menghadirkan narsumber dari Kemenag RI yakni Kasubdit dokumen dan perlengkapan Haji dalam negeriKemenag RI , Kasubdit Bimbingan Jamaah Haji Kemenag RI Arsyad Hidayat, termasuk PLT Kakanwil Kemenag Riau.āDinamika perhajian yang terjadi selama ini akan dibahas tuntas pada kegiatan kali ini, maka peserta mendapatkan peluang dan wawasan baru serta bisa memberikan sejumlah pertanyaan kepada narasumber nantiā, ujarnya.(vera)