Riau (Inmas) – Setelah menjalankan ibadah haji di tanah suci, ratusan jemaah haji asal Kampar Dan Rohil kembali ke tanah air dan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 21.10 WIB.
Sebelumnya Kloter BTH 08 Berangkat dari Hotel 111 Sektor 1 MEKKAH pada hari Jum'at, 23/08/2019 pukul 23.00 WAS, dan tiba di Bandara Jeddah pada hari itu juga, Jumat pukul 12.50 WAS.
Sugeng Syafriadi selaku TPHI menyebutkan jumlah jemaah pada awal keberangkatan sebanyak 449 orang. Dan kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama yaitu 449 jemaah.
Hanya saja pihaknya mengaku ada seorang jemaahnya yang pada saat pemulangan ke tanah air, masih harus dirawat di RS Al Nur Arab Saudi. Jemaah ini atas nama Masri Lahakim Salam dengan No. Paspor : B. 4843146. Ia di diagnosa cerebral infarction.
“Sehingga tidak bisa ikut bersama kelompok terbang ini pulang ke tanah air hari ini” katanya.
Namun demikian, karena ada jemaah yang tanazul awal dari BTH 28 bernama Fatimah Badu Lerap dengan no.paspor C. 3175173 asal Kloter BTH 28. Sehingga jumlah jemaah tetap seperti semula 449 jemaah.
Jemaah tanazul awal tersebut berasal dari kota Sungai Pemuh Jambi. Wanita berusia 80 tahun ini di diagnosa Demensia berat.
Namun demikian ia menyatakan kondisi jemaah secara umum baik. “Ini tak lepas dari kerjasama dari seluruh petugas dan perhatian jemaah terhadap kesehatannya sendiri”, kata Sugeng.
Ia berharap kepada jemaah tetap menjaga stamina hingga tiba dikampung halaman masing masing. “Kami juga sangat berterimakasih dan apresiatif sekali dengan sambutan PPIH EHA Riau di Bandara Hang Nadim Batam” ungkapnya.
Hal senada disampaikan TKHI BTH 08 dokter Pasniwati didampingi dua orang perawatnya setiba di Bandara Hang Nadim Batam.
Ia mengungkapkan jumlah jemaah yang Risti pada saat pulang memang lebih meningkat jumlahnya ketimbang awal keberangkatan.
“Saat ini jumlah jemaah saya yang Risti sekitar 78 persen, ini naik dari data keberangkatan” katanya.
“Jumlah keseluruhan jemaah Resti 358, dengan rincian risti jemaah pria 162 dan risti jemaah wanita lebih banyak sebanyak 196
Menurutnya hal itu terjadi karena banyak jemaah yang secara tiba tiba merasa stress dengan kondisi lingkungan, dan ada juga sebagian jemaah yang tidak mengetahui penyakit sebelumnya saat ditanah air.
“Saya membawa jema’ah khusus artinya perhatian khusus sejak dari tanah air, sebanyak 6 orang dimana empat orang jemaah dengan gagal ginjal kronic dan dua jemaah lainnya terkena Hipertensi dan diabetic” sebutnya.
Menariknya, alhamdulillah justru jemaah khusus ini yang dalam kondisi sehat, mungkin karena mereka begitu intens memperhatikan kesehatannya, imbuhnya.
Sementara jemaah yang tergolong risti kadang abai dengan penyakitnya, sehingga kadang mudah terserang penyakit selama di tanah suci.
Tetapi secara keseluruhan dengan adanya penyuluhan, visitasi yang setiap hari dilakukan jemaah berangkat dalam kondisi baik, katanya.
Tercatat jumlah jemaah awal keberangkatan 449 orang terdiri dari 444 jemaah dan 5 Petugas Kloter, sehingga total : 449 orang. Jemaah asal Rohil dan Kampar terdiri dari jemaah wanita sebanyak 245 dan jemaah Pria 204.
Setelah istirahat lebih kurang dua jam, 449 jemaah akan diterbangkan menuju Pekanbaru dengan tiga kali penerbangan.
Hingga berita ini diturunkan, jemaah kloter BTH 08 rombongan penerbangan pertama sudah melakukan boarding pada pukul 23.44 WIB. Dan tepat pukul 00.06 panggilan boarding penerbangan kedua juga sedang berlangsung.(vera)