0 menit baca 0 %

BRUS Kemenag Digelar di SMKN 2 Bengkalis, Tekankan Risiko Pernikahan Dini dan Pemahaman UU Perkawinan

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) melaksanakan kegiatan pembinaan remaja di SMKN 2 Bengkalis, Rabu, 17 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan siswa-siswi S...

Bengkalis (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) melaksanakan kegiatan pembinaan remaja di SMKN 2 Bengkalis, Rabu, 17 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan siswa-siswi SMKN 2 Bengkalis.

Kegiatan BRUS bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja terkait kesehatan, kesiapan diri, serta aspek hukum pernikahan, sebagai upaya pencegahan pernikahan dini dan pembentukan generasi muda yang sehat, matang, dan bertanggung jawab.

Materi pertama disampaikan oleh tim dari Puskesmas Sei. Alam Bengkalis dr. Hj.Eny Dianti,SPPKL  dengan tema “Risiko Pernikahan Dini”. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai dampak negatif pernikahan dini, baik dari sisi kesehatan reproduksi, psikologis, maupun sosial, serta risiko yang dapat memengaruhi masa depan remaja.

Materi kedua disampaikan oleh H. Muhyidin, S.Ag., Penghulu pada KUA Bengkalis, dengan tema “Remaja Sehat Berkualitas”. Selain itu, beliau juga menyampaikan pemahaman mengenai Undang-Undang Perkawinan, khususnya terkait batas usia minimal pernikahan serta pentingnya kesiapan lahir dan batin sebelum melangsungkan pernikahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan BRUS berlangsung dengan tertib dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir sesi. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta diberikan sertifikat BRUS sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis berharap para remaja memiliki pemahaman yang komprehensif tentang kesehatan, hukum pernikahan, serta mampu merencanakan masa depan secara lebih baik dan berkualitas. (Eg)