0 menit baca 0 %

BRUS di MTsN 2 Kota Dumai ditaja oleh KUA Kecamatan Medang Kampai

Ringkasan: Dumai (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medang Kampai melakukan kunjungan ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai hari Rabu, (17/12/2025) dalam acara Road to School dalam Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

Dumai (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medang Kampai melakukan kunjungan ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai hari Rabu, (17/12/2025) dalam acara Road to School dalam Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan remaja yang sehat, cerdas, dan berkualitas, serta mendukung pembelajaran yang lebih baik di lingkungan madrasah.

Bertempat di Aula Madrasah yang dihadiri oleh seluruh siswa dan juga guru, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu kata sambutan serta membuka kegiatan dari Kepala MTsN 2 Kota Dumai Muliadi. Beliau berpesan kepada seluruh siswa untuk dapat mendengarkan dengan baik apa yang akan disampaikan oleh Tim KUA Kecamatan Medang Kampai, dan dapat bermanfaat bagi siswa-siswi nantinya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala KUA Kecamatan Medang Kampai H. Harmi Yusry menyampaikan bahwa kegiatan BRUS karena kerisauan Kementerian Agama Republik Indonesia dengan adanya pernikahan yang tidak tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) dan maraknya terjadi Pernikahan dini. Pernikahan yang tidak tercatat di KUA di setiap Kabupaten/Kota di Indonesia lebih kurang sebanyak 34,6 juta sedangkan yang tercatat hanya 1,5 juta. Dan untuk Kota Dumai ada 44 ribu pernikahan yang tidak tercatat.

Sebelum pemaparan materi oleh Tim KUA, kegiatan penyerahan cendramata dari Kepala KUA kepada Kepala Madrasah, dan dilanjutkan dengan do'a untuk hikmatnya kegiatan.

Materi BRUS disampaikan pertama oleh M. Muhsin Afwan, menyampaikan tentang cara mengelola emosi, mengelola emosi itu penting karena emosi yang tidak dikelola dengan baik dapat menyakiti hati seseorang.

Selanjutnya bapak M. Mustaghfiri Izzi dengan judul mencapai generasi emas menyampaikan bahwa sebagai pemuda yang berkriteria harus beriman, berilmu, jujur dan berakhlak mulia. Beriman adalah kunci menegakkan agama Islam. Peganglah agama sebagai pedoman utama untuk mencapai generasi emas.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian hadiah dari Tim KUA sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh siswa-siswi dan guru yang mengikuti kegiatan. Kegiatan BRUS ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi remaja untuk berkembang secara holistik, baik secara akademik maupun budi pekerti. Dengan adanya bimbingan dari KUA, diharapkan para remaja dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh semangat dan tanggung jawab. (Tiara/Ririn/Arief)