0 menit baca 0 %

Brigjen TNI Edy Nasution : Ini Syaratnya Membangun Generasi Tangguh

Ringkasan: Riau (Inmas) Pendidikan merupakan sarana dan syarat utama dalam menciptakan generasi  yang tangguh. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda Indonesia ditengah kemelut negeri dan paham isue radikal kekinian. Hal ini disampaikan Komandan Resort Militer (Danrem) 031/WB Brigjen TNI Edy...

Riau (Inmas) – Pendidikan merupakan sarana dan syarat utama dalam menciptakan generasi  yang tangguh. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda Indonesia ditengah kemelut negeri dan paham isue radikal kekinian. Hal ini disampaikan Komandan Resort Militer (Danrem) 031/WB Brigjen TNI Edy Nasution SIp, kepada salah seorang tim Inmas Kanwil Kemenag Riau  usai dialog dan silaturrahmi dengan Kemenag Riau di ruang kerja yang beralamat di Jalan Sisingamaraja, Selasa (07/11) sore.

Pada pertemuan yang dihadiri Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA beserta rombongan, Edy menekankan bahwa Islam sangat mengutamakan pendidikan. “Menuntut Ilmu itu wajib, bagi kaum muslimin baik itu laki laki maupun perempuan". Jika kita sudah bicara wajib berarti sebuah keharusan, artinya kita tidak bisa melakukan sesuatu dalam hidup tanpa arah, maka bisa dikatakan pendidikan adalah arah. Sebagaimana yang disabdakan Rasul dalam sebuah hadist yang lain, “Bagi siapa yang ingin memiliki kebahagiaan hidup di dunia, milikilah ilmu. Barangsiapa yang menghendaki kebahagiaan hidup di akhirat kelak, miliki juga ilmu, dan bagi yang ingin memiliki kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka milikilah ilmu, ucapnya. “Disinilah letaknya ilmu itu sebuah central membangun generasi tangguh”, tuturnya.

Islam, dalam berbagai teksnya, baik itu Alquran maupun hadis menyatakan bahwa menuntut ilmu wajib. Seperti yang tertuang dalam firman Allah  surat Al’alaq Ayat pertama. Perintah Iqra’ itu berarti "bacalah", mengandung makna yang sangat tinggi”, kata pria murah senyum ini dihadapan Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Drs H atrmizi Tohor MA dan Kabag TU serta Subbag Inmas Kanwil Kemenag Riau.

Sebagai contoh, Islam mengajarkan secara jelas  bagaimana melaksanakan sholat yang benar, puasa yang benar, zakat yang benar. Jelas semua itu membutuhkan ilmu”, ucap pejabat low profile yang juga pernah menyandang Inspektur Utama Itjen TNI Tahun 2010 tersebut.

Jika kita yakin dengan ajaran islam bahwa pendidikan itu wajib, maka seharusnya seluruh komponen masyarakat baik orang tua, keluarga, maupun negara, harus mengupayakan seoptimal mungkin agar  anak anak memperoleh pendidikan yang layak di usia mereka.

Lebih dari itu, ayah tiga orang tersebut juga mengajak para generasi muda untuk selalu menghormati guru dan berbakti kepada orang tua yang telah berjasa besar dalam mendidik kita. Karena ilmu dalam agama Islam sudah mengajarkan secara jelas bagaimana cara berbakti kepada orang tua selama masih hidup hingga mereka sudah tidak ada lagi di dunia ini, sambungnya memberi nasehat.

Pihaknya mengajak masyarakat khususnya para generasi muda agar menuntut ilmu dengan rasa penuh tanggung jawab, dan disiplin sehingga menjadi sebuah keberkahan dalam hidup. Selanjutnya ia mengakhiri dengan pesan berharga agar generasi muda terus berjuang menuntut ilmu untuk masa depan Indonesia,  bersama sama membangun bangsa dan negara ini dengan ilmu tersebut.(vera/eka/faj)