0 menit baca 0 %

Bisa atau Tidak, Akhir November Santri Harus Lancar Baca Al-Qur’an!”

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Kuantan Singingi, 30 Oktober 2025 Semangat dakwah dan pengabdian terus berkobar dari seorang penyuluh agama Islam, Ustadz Ahmad Fahrudin, S.Ag, yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.Dengan semangat membara, ia...

Kemenag (Kuansing)Kuantan Singingi, 30 Oktober 2025 —Semangat dakwah dan pengabdian terus berkobar dari seorang penyuluh agama Islam, Ustadz Ahmad Fahrudin, S.Ag, yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Dengan semangat membara, ia kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan kepada para santri MTs Miftahul Khairiyah, Desa Koto Baru, pada Kamis (30/10/2025) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan yang sarat nilai keislaman ini, Ustadz Ahmad Fahrudin menegaskan komitmennya untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar madrasah. Ia bahkan menargetkan bahwa pada akhir November mendatang, tidak ada lagi santri yang masih berada di tahap Iqra’, melainkan sudah lancar membaca Al-Qur’an.

 “Kita ingin santri di MTs Miftahul Khairiyah menjadi generasi Qurani yang kuat. InsyaAllah, akhir November nanti tak ada lagi yang Iqra — semua sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar,” tegasnya penuh keyakinan.

Kegiatan pembinaan ini berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para santri dilatih membaca huruf-huruf hijaiyah dengan benar, mempraktikkan bacaan Iqra, dan dikenalkan dengan dasar-dasar tajwid.

Guru madrasah turut mendampingi dan memberikan dukungan penuh, karena kegiatan ini dinilai sangat membantu peningkatan kemampuan baca Al-Qur’an para santri.

Program ini juga menjadi bagian dari gerakan pembinaan berkelanjutan KUA Kecamatan Singingi Hilir dalam upaya mewujudkan generasi muda Islam yang melek Al-Qur’an, berilmu, dan berakhlakul karimah.(MB)