Indragiri Hulu,(Inmas). Pada setiap pernikahan yang dilaksanakan, dalam perjalanan kehidupan rumah tangga pastilah tidak terhindar daripada konflik. Banyak faktor penyebab konflik yang terjadi, misalnya tuntutan ekonomi, perbedaan pendapat, ketidakharmonisan hubungan dengan pihak keluarga masing-masing pasangan, dan sebagainya.
Terkait dengan konflik yang terjadi dalam suatu rumah tangga/keluarga, hendaknya setiap pasangan mampu mengidentifikasi permasalahannya, dan secara bersama-sama mencari solusi dengan meninggalkan ego masing-masing.
Kemampuan mengelola konflik dengan bijak merupakan salah satu bahagian dalam membangun ketahanan keluarga demi tercapainya keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah, sebagaimana impian setiap pasangan yang melangsungkan pernikahannya demi membentuk suatu keluarga bahagia, demikian beberapa kutipan yang disampaikan Abdurrahman, S.Ag (urut empat dari sisi kiri pada gambar) selaku penghulu muda/ka.kua Kecamatan Kelayang ketika menyampaikan materinya pada kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin angkatan VIII tahun 2019 di lingkungan kantor kementerian agama Kabupaten Indragiri Hulu, yang dilaksanakan pada 06 s.d 07 November 2019.(tulang)
BINWIN VIII, BANGUN KETAHANAN KELUARGA ,KELOLA KONFLIK DENGAN BIJAK
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Pada setiap pernikahan yang dilaksanakan, dalam perjalanan kehidupan rumah tangga pastilah tidak terhindar daripada konflik. Banyak faktor penyebab konflik yang terjadi, misalnya tuntutan ekonomi, perbedaan pendapat, ketidakharmonisan hubungan dengan pihak keluarga masing-mas...