Indragiri Hulu,(Inmas). Pada setiap pernikahan yang dilaksanakan, dalam perjalanan kehidupan rumah tangga pastilah tidak terhindar daripada konflik. Banyak faktor penyebab konflik yang terjadi, misalnya tuntutan ekonomi, perbedaan pendapat, ketidakharmonisan hubungan dengan pihak keluarga masing-masing pasangan, dan sebagainya.
Terkait dengan konflik yang terjadi dalam suatu rumah tangga/keluarga, hendaknya setiap pasangan mampu mengidentifikasi permasalahannya, dan secara bersama-sama mencari solusi dengan meninggalkan ego masing-masing.
Kemampuan mengelola konflik dengan bijak merupakan salah satu bahagian dalam membangun ketahanan keluarga demi tercapainya keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah, sebagaimana impian setiap pasangan yang melangsungkan pernikahannya demi membentuk suatu keluarga bahagia, demikian beberapa kutipan yang disampaikan Abdurrahman, S.Ag (penghulu muda/ka.kua kecamatan Kelayang) selaku narasumber pada kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin angkatan VII tahun 2019 di lingkungan kantor kementerian agama kabupaten Indragiri Hulu, dilaksanakan pada 30 s.d 31 Oktober 2019 terhadap 25 pasang calon pengantin.(tulang)
BINWIN AKT VII, BANGUN KETAHANAN KELUARGA ,KELOLA KONFLIK DENGAN BIJAK
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Pada setiap pernikahan yang dilaksanakan, dalam perjalanan kehidupan rumah tangga pastilah tidak terhindar daripada konflik. Banyak faktor penyebab konflik yang terjadi, misalnya tuntutan ekonomi, perbedaan pendapat, ketidakharmonisan hubungan dengan pihak keluarga masing-mas...