0 menit baca 0 %

Bimas Kristen Taja Kegiatan Penyusunan Naskah Soal Pendidikan Agama Kristen pada Ujian Nasional (UN) Tahun 2017

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau, membuka secara resmi Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan agama Kristen Tingkat Menengah Tahun 2017 yang menitik beratkan pada Penyusunan Naskah Soal Pendidikan Agama Kristen pada Ujian N...

Pekanbaru (Inmas)- Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau, membuka secara resmi Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan agama Kristen Tingkat Menengah Tahun 2017 yang menitik beratkan pada Penyusunan Naskah Soal Pendidikan Agama Kristen pada Ujian Nasional (UN)/ Ujian Sekolah berbasis Nasional (USBN) Tahun 2017, dilaksanakan di Hotel Resti Menara selama 3 hari dari tanggal 01 s/d 03 Maret 2017 dan dihadiri oleh 50 Orang Peserta yang terdiri dari 8 Penyelenggara Kabupaten/Kota serta bapak ibu guru yang tersebar di seluruh kabupaten/Kota se Provinsi Riau.


Pada Pembukaannya, Mahyudin juga memberikan pengarahan dan materi yang sebelumnya memberikan Apresiasi Positif karena mampu mengadakan Kegiatan tersebut, karena ini merupakan Kegiatan yang sangat penting.

"Kementerian Agama Sebagai Ujung tombak dalam Pembuatan Soal agama secara umum yang nantinya akan didistribusikan pada Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau. Selain itu Bimas Kristen selaku payung dalam wadah masyarakat Kristen harus mampu memberdayakan para penyelenggara di setiap Kabupaten/Kota se -Provinsi Riau dengan baik, sehingga nantinya para Guru yang ada di Kabupaten Kota juga bisa membuat dan menyusun soal USBN dengan baik sehingga Proses Ujian yang akan dilakukan nantinya bisa berjalan dengan baik," papar Mahyudin.


Di dampingi Pembimbing Masyarakat Kristen, Mahyudin juga mengatakan bahwa hendaknya lah kita sebagai Guru Agama harus bisa menjadi contoh dimananpun dia berada dalam artian guru adalah Model yang benar- benar bisa di teladani di dalam masyarakat.

Penutup, Beliau mengharapkan untuk menjadikan siswa/siswi taat beragama merupakan tugas utama guru,sesuai dengan Visi dan Misi kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mewujudkan Masyarakat Provinsi Riau yang taat menjalankan ajaran agamanya masing-masing.


Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini semua Penyelenggara Kristen dan Guru agama Kristen mampu memanfaatkan waktu yang singkat ini untuk berbenah diri dalam mewujudkan visi dan Misi Kementerian Agama Prov. Riau. (belen)