0 menit baca 0 %

Bimas Katolik Taja Kompetensi Guru TK Dasar dan Menengah

Ringkasan: Pekanbaru - (Inmas). Demi terwujudnya Masyarakat Katolik yang seratus persen katolik dan seratus persen Pancasilais dalam Negara yang berbhineka Tunggal Ika.Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melaksanakan Pembinaan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik TK Dasar dan Menen...

Pekanbaru - (Inmas). Demi terwujudnya Masyarakat Katolik yang seratus persen katolik dan seratus persen Pancasilais dalam Negara yang berbhineka Tunggal Ika.Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melaksanakan Pembinaan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik TK Dasar dan Menengah.

Acara Pembinaan Kompetensi Guru TK dasar dan Menengah di buka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Drs.H. Mahyudin MA Yang dihadiri oleh 35 Orang peserta yang terdiri dari Guru, Pengawas dan Kepala Sekolah  tk Dasar dan Menengah yang ada di 12 Kabupaten/Kota Se- Provinsi Riau yang berlangsung pada  tanggal 24 s.d 25 Maret 2017, bertempat di Hotel Winstar Pekanbaru.

Dalam arahannya Mahyudin menjelaskan ada empat Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru.

  1. Kompetensi Paedagogik (Akademik) yang mana setiap guru dituntut bisa memahami karakteristik murid melalui berbagai cara, baik melalui perkembangan Kognitif murid, merancang pembelajaran serta mengevaluasi hasil belajar dan pengembangan murid.
  2. Kompetensi Profesional, dalam hal ini guru harus bisa menguasai Pelajaran secara luas dan mendalam, terbukti untuk meningkatkatkan professional guru maka pemerintah memberikan tambahan penghasilan dalam bentuk sertifikasi yang bertujuan supaya guru semakin Profesional dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.
  3. Kompetensi Sosial merupakan bagaimana cara guru guru agar bisa berkomunikasi dengan baik terhadap siswa, rekan guru lainnya, wali murid dan juga masyarakat di lingkungan sekolah.
  4. Kompetensi Kepribadian yang berarti sebagai seorang guru harus bisa mencerminkan kepribadian yang baik, bersikap bijaksana serta arif, berwibawa serta memiliki akhlak mulia yang nantinya menjadi teladan yang baik bagi Lingkungan Sekolah dan sekitar.

“Keberhasilan seorang guru dalam mengajar akan terbukti sejauh mana siswa mampu menyerap dan merealisasikan dalam segi perbuatannya didalam masyarakat dan juga keberhasilannya dalam proses belajar mengajar di Sekolah “ papar mantan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah ini membuka Acara.

Disisi lain Pembimbing Masyarakat Katolik  selaku Ketua Pelaksana yang diwakili Oleh Alimasa Gea dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan tugas dan tanggung jawab sebagai guru Agama Katolik, prinsip-prinsip yang dimiliki  oleh seorang guru agama Katolik sehingga sebagai pendidik sungguh Profesional dan Kompeten dalam menjalankan profesinya untuk melahirkan generasi penerus gereja yang dewasa didalam iman.(Belen/Joni).