Riau (Inmas)- Singkronkan
kegiatan dengan 3
mantra yaitu moderasi beragama, kebersamaan
umat dan integrasi data dengan segera menyikapi
situasi yang berkembang saat ini tentang berita- berita hoax dan isu-isu paham radikalisme.
“Kita akan melakukan koodinasikan dengan mitra- mitra seperti pemerintah baik di tingkat legistlatif, lemabaga gereja dan juga forum kerukunan. Dan 2018 sudah terbentuk secara nasional Pesparani Katolik di Ambon dan akan diteruskan di tingkat Prov dengan event Nasional di 2020 di NTT tepatnya di kota Kupang,” ungkap Pembimas Katolik Alimasa Gea, S. Ag.
Menurutnya, program
prioritas Kementrian Agama sejalan dengan Dirjen Katolik mengharapkan harus
berubah, harus maju, harus mengembangkan layanan- layanan prioritas dengan
proaktif. “Untuk lebih
realistis maka sasarannya adalah umat katolik di
wilayah masing-masing,” harapnya. (belen/ana)