Pekanbaru - (Inmas).
Bertempat di Hotel Ameera, Jln. Ahmad
Yani No.43- Pekanbaru, Bimbingan Masyarakat Budha melaksanakan Workshop
Penyusunan Multi Media dan Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha yang
Humanis yang dibuka Oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau,
didampingi Pembimas Buddha Tarjoko S.Pd, MM dan Wakil Ketua FKUB, Sidartha pada
Jumat sore, 28 Juli 2017.
Wati S.ag selaku
ketua Panitia melalui Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko S.Pd, MM melaporkan
multimedia merupakan suatu sarana yang didalamnya terdapat perpaduan berbagai
elemen Informasi, baik animasi, vidio maupun suara sebagai pendukung untuk
menyampaikan informasi dengan mengacu pada setiap pandangan yang menitik
beratkan perhatian pada kesejahteraan manusia.
lebih lanjut Tarjoko
menyampaikan kegiatan Fullboard yang berlangsung selama 3 Hari dari 28 s.d 30
Juli 2017 bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Pendidikan agama Buddha,
meningkatkan kemampuan Guru dalam menyusun strategi Pembelajaran Pendidikan
agama Buddha dengan menggunakan Multi Media serta meningkatkan semangat guru
dalam menjaga Kualitas Pendidikan Agama Budha.
“ Tugas - tugas
pendidikan agama Buddha,Penyelamatan anak-anak dari sisi agama Buddha,Pembinaan
dan Perbedaayaan anak-anak Riau dari sisi agama Budha tentunya tanggung jawab
saya, tanggung jawab Sidarta dan tanggung jawag Pembimbing Masyarakat Buddha “
papar Ahmad Supardi Mengawali sambutannya, akan tetapi secara Teknis itu tidak mungkin saya lakukan bapak ibu guru
lah yang melakukan tugas itu dilapangan. untuk itu saya merasa hormat betul
pada guru karena Keikhlasannya lebih tinggi daripada profesi lainnya baik itu
Guru di Swasta ataupun di Negeri.
lebih lanjut Bapak
berdarah batak ini melaporkan salah satu program kementerian agama adalah
peningkatan kualitas pendidikan agama dan Keagamaan. Dari sekitar 12 M anggaran
Bimas Buddha, sekitar 11,3 M atau 93 %
dialokasikan pada Pendidikan agama dan Keagamaan.
Ahmad Supardi
berharap agar Guru agama Budhha baik yang mengajar di swasta maupun di Negeri
bersinergi dan semangat menerima materi
agar mampu menerapkan dengan metode yang lebih menarik kepada anak didik,
sehingga tidak sia-sialah program yang kita rencanakan sekarang ini. Selamat
mengikuti kegiatan ucapnya mengakhiri sambutan.
Kegiatan yang
diikuti oleh 60 Orang guru Swasta dan Negeri
yang berasal dari sepuluh kabupaten kota ini dibebankan pada Dipa Bimas
Buddha No.SP.DIPA-025.08.2.418117/2017 Tanggal 7 Desember 2016, berdasarkan
Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau No. 154
Tahun 2017 Tanggal 24 Juli tentang Panitia, Narasumber, Moderator dan Peserta
Workshop Penyusunan Multi Media dan Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama
Buddha.(belen/Afn)