Meranti (Inmas) setiap orang tua diharuskan bertanggung jawab memelihara, menjaga keluarganya dengan tanggung jawab, penuh penguasaan dan perhatian dan kunci hidup ada tiga yaitu, badan nya sehat, perut kenyang dan pikiran tenang dengan begitu kita bisa menjalankan kehidupan dengan baik dan menjadi tenang, di ungkapkan Kasubdit Penyuluhan Ditjen Bimas Budhha Kementerian Agama RI Saiman S.S, M.Si pada kegiatan pembinaan keluarga Hitta Sukhaya, Selasa (13/03/208) oleh penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan ini diadakan dengan tujuan memberikan pembekalan kepada peserta mampu memahami akan sukses dan kewajiban masing-masing anggota keluarga dan peserta diharapkan mengerti mengenai perkawinan menurut Agama Buddha.
Bertempat di hotel Aka Meranti Hotel Jalan Terubuk, No. 48 Dengan tema "kita tingkatkan kualitas keluarga Buddhis bahagia, sejahtera, lahir dan bathin"
Kegiatan ini diikuti 40 orang peserta, dihadiri Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Tarjoko, S.Pd. MM, Kepala Sub bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Sulman, Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Metawati, S.Ag.
Drs. Sulman dalam sambutannya menyampaikan kerukunan umat beragama atau umat antar agama harus dijaga, dengan baik, dan internal umat didalam agama juga harus di jaga jika ada masalah harus di musyawarahkan.
Dapat disimpulkan bahwa perkawinan bukan saja mempunyai unsur lahir atau jasmani akan tetapi mempunyai unsur bathin dan rohani, mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera, Ujar Sulman.(Nr)